Ustadz Abu Bakar Baasyir Bebas

Jika Memungkinkan, Ustadz Abu Bakar Bakar Baasyir akan Kembali Berdakwah

Pendiri Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) Ustadz Abu Bakar Ba'asyir, yang mendekam di penjara dalam kasus terorisme, dijadwalkan akan segera dibebaskan.

Jika Memungkinkan, Ustadz Abu Bakar Bakar Baasyir akan Kembali Berdakwah
ANTARA via BBC News Indonesia
Ustadz Abu Bakar Baasyir menekankan tak mau menandatangani dokumen taat kepada Pancasila. 

"Proses administrasi pembebasan Ba'asyir tidak akan memakan waktu lama namun dia sendiri meminta waktu tiga sampai lima hari untuk berkemas", kata Yusril.

Tak lagi mendukung ISIS
Peneliti terorisme Sidney Jones menyatakan Ba'asyir sempat dibaiat sebagai pengikut gerakan yang menamakan diri ISIS, yang muncul saat Ba'asyir sudah di dalam penjara.

Namun Sidney menyatakan pengaruh dua putra Ba'asyir menyebabkan ulama ini tak lagi menjadi pendukung gerakan kekhalifahan itu.

"Melalui pengaruh anaknya Ba'asyir tak lagi pro ISIS."

"jelas anaknya Abdul Rochim dan Abdul Rosyid tidak mendukung ISIS."

"Itu bisa berarti mereka bisa memengaruhi bapaknya dan kalau begitu, mungkin tak jadi risiko jika sudah bebas."

"Karena jelas unsur pro-ISIS adalah kelompok yang paling berbahaya di Indonesia sekarang ini," kata Sidney.

Putra Ba'asyir Abdul Rochim yang ikut mendampingi Yusril Ihza Mahendra mengatakan ayahnya akan langsung pulang ke Solo setelah dibebaskan.

"kemungkinan Senin atau Selasa," terang dia. (*)

Artikel ini telah tayang di BBC News Indonesia dengan judul Abu Bakar Ba'asyir bebas: tetap tolak taat Pancasila, 'akan berdakwah kalau memungkinkan'

Editor: galih pujo asmoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved