3 Unit Mobil Tangki Air Dikerahkan untuk Bersihkan Sisa Banjir Lumpur di SDN Kemijen 03 Semarang

Puluhan Anggota DPU dan BPBD Kota Semarang berjibaku membersihkan sisa lumpur akibat banjir yang menggenangi halaman SDN Kemijen 03 Semarang

3 Unit Mobil Tangki Air Dikerahkan untuk Bersihkan Sisa Banjir Lumpur di SDN Kemijen 03 Semarang
Tribunjateng.com/Saiful Ma'sum
Puluhan Anggota DPU dan BPBD Kota Semarang berjibaku membersihkan sisa lumpur akibat banjir yang menggenangi halaman SDN Kemijen 03 Semarang, Selasa (22/1/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Saiful Ma'sum

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Puluhan Anggota DPU dan BPBD Kota Semarang berjibaku membersihkan sisa lumpur akibat banjir yang menggenangi halaman SDN Kemijen 03 Semarang, Selasa (22/1/2019).

Tiga unit mobil tangki air dari DPU  dikerahkan sejak pukul 07.00 WIB pagi tadi.

Pantauan Tribunjateng.com di lokasi, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) para siswa pun tetap berjalan normal.

Untuk mencapai kelas masing-masing, mereka harus berjuang menghindari lumpur yang menggenangi halaman sekolah dengan melewati batako yang ditata memanjang.

Dikatakan Heriyanto selaku Anggota BPBD Posko IV Kota Semarang, pihaknya sebanyak 9 orang dengan dibantu 16 orang dari DPU akan berusaha membersihkan lokasi tergenang banjir semaksimal mungkin.

"Ini dapat bantuan 3 mobil tangki dari DPU yang akan membantu memnyemprotkan lumpur, ini masih dalam pengerjaan diharapkan segera rampung dan aktifitas sekolah kembali lancar," terangnya kepada Tribunjateng.com.

Sebelumnya, banjir telah melanda kawasan Bantaran dan pemukiman warga akibat meluapnya sungai Banjir Kanal Timur (BKT) semalam.

Air meluap hingga ke sepanjang Jalan Barito, Tegalrejo hingga Cilosari, Semarang Timur.

Luapan sungai BKT berada persis di depan SD N 03 Kemijen.

Air sungai melewati sepanjang tanggul yang belum ditinggikan sekitar 10 meter dan mengalir ke jalan dan pemukiman.

Dikatakan Sugiyati seorang guru SDN Kemijen 03, ketinggian air mencapai 30 cm.

Meski begitu, genangan air masih berada di lokasi halaman tanpa memasuki ruang kelas.

"Kelas masih aman sehingga KBM berlangsung normal, ya meski lantai sedikit kotor biasa musim hujan," terang Sugiyati.

"Semoga segera bersih sehingga aktifitas siswa kembali normal," lanjutnya. (*)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved