Merasa Pernyataan Prabowo Dipelintir oleh Inas Nasrullah, Habiburakhman: Jangan Bohong

Inas Nasrullah msindir pernyataan Prabowo soal Jawa tengah lebih besar dari Malaysia. Habiburkahman tak terima dan meinta untuk tidak bohong.

Merasa Pernyataan Prabowo Dipelintir oleh Inas Nasrullah, Habiburakhman: Jangan Bohong
Youtube
Inas dan Habiburakhman adu mulut 

Terkait soal HAM, Habiburakhman membahas soal Novel Baswedan.

lantas, Habiburakhman juga mengaris bawahi pernyataan Prabowo yang menyebut terorisme bukan islam.

Kemudian, Habiburakhman juga mengomentari pernyataan Inas terkiat caleg mantan koruptor yang maju kembali.

"Mohon maaf pak Inas, sepertinya orang yang menyusun pertanyaan bukan orang Hukum, kenapa., karena tidak paham Undang-undang pemasyarakatan UU 12 1945, itu koreksi pemenjaraaan di masa lalu, sehingga harus merujuk pasal 10 KUHP, di mana hukuman tambahan orang untuk tidak boleh menggunakan hak politiknya, jadi tidak bisa digebyah uyah, misalnya, koruptor impor beras, koruptor reklamasi, jadi orang nggak paham menyusun pertanyaan untuk capres yang bahaya," ujar Habiburakhman.

Kemudian, Habiburakhman menyebut bahwa keputusan itu merupakan keputusan bawaslu yang membolehkan.

Terkait Jawa Tengah yang lebih besar, Habiburakhman meminta agar tidak dipilintir dan bohong.

"Jangan diframing, diplintir, dan bohong, Pak Prabowo menyebut jawa Tengah lebih besar, bukan lebih luas, tetapi semnagatnya di jumlah penduduknya," ujar Habiburakhman.

Diketahui, Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyinggung kesejahteraan gubernur di Indonesia yang tidak sebanding dengan besar wilayah yang ditanganinya.

Dalam pernyataannya tersebut, Prabowo juga menyebutkan bahwa luas Jawa Tengah lebih besar daripada Malaysia. Padahal, gaji yang didapat terbilang kecil.

"Sebagai contoh, bagaimana bisa seorang gubernur gajinya hanya Rp 8 juta? Kemudian dia mengelola provinsi umpamanya Jawa Tengah yang lebih besar dari luas Malaysia dengan APBD yang begitu besar," kata Prabowo dalam debat perdana, Kamis (17/1/2019) malam di Gedung Bidakara, Jakarta.

Halaman
1234
Penulis: Wahyu Ardianti Woro Seto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved