Sri Mulyani Bantah Tuduhan Prabowo Indonesia Negara Miskin, Ini Faktanya

Menteri Keuangan Sri Mulyani menepis anggapan yang menyebut Indonesia termasuk negara miskin. Sebelumnya Prabowo Subianto sebut kemiskinan di Indonesi

Sri Mulyani Bantah Tuduhan Prabowo Indonesia Negara Miskin, Ini Faktanya
Kompas.com
Sri Mulyani 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menepis anggapan yang menyebut Indonesia termasuk negara miskin.

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto sebelumnya pernah menyebut Indonesia setara dengan negara-negara miskin di Afrika.

Menurut Sri Mulyani, di samping kekayaan sumber daya alam, kondisi perekonomian Indonesia juga masih jauh dari kata menyedihkan.

Ia mengakui, pada 2018 perekonomian Indonesia terpengaruh tekanan eksternal.

Sejumlah faktor, seperti kenaikan suku bunga bank sentral AS, perang dagang AS dengan negara mitra, hingga meroketnya harga minyak dunia berdampak ke ekonomi sevara global, tak hanya Indonesia.

Bahkan, beberapa negara tak mampu menahan tekanan itu sehingga terjadi krisis.

"Kalau dalam guncangan kita harus pilih, maju atau stabil. Kita memilih stabil, maka menaikkan suku bunga tujuh kali," kata Sri Mulyani di Jakarta, Senin (22/1/2019).

Jika memaksakan untuk maju, dampaknya akan melebar ke aspek lainnya. Indonesia tidak akan bisa mempertahankan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen, menjaga inflasi, dan menahan pelemahan rupiah.

Dengan mengambil berbagai kebijakan, mulai dari menaikkan suku bunga hingga menekan impor, 2018 ditutup dengan pertumbuhan ekonomi yang diprediksi sebesar 5,1 persen dan inflasi di level 3 persen.

Defisit APBN 2018 pun lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya.

Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved