Talut Trans Jawa Ruas Tol Semarang-Batang Longsor, Diduga Dampak Hujan Deras

Talut jalan tol Trans Jawa di ruas tol Semarang-Batang tepatnya pada kilometer 400 di Desa Penjalin Brangsong, Kabupaten Kendal, longsor karena hujan

Talut Trans Jawa Ruas Tol Semarang-Batang Longsor, Diduga Dampak Hujan Deras
Tribun Jateng/ Dhian Adi Putranto
Pekerja proyek jalan tol Semarang-Batang sedang memperbaiki talut tol yang mengalami longsor, Selasa (22/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Talut jalan tol Trans Jawa di ruas tol Semarang-Batang tepatnya pada kilometer 400 di Desa Penjalin Brangsong, Kabupaten Kendal, longsor pada Minggu (20/1/2019) pukul 14.00, setelah beberapa hari diguyur hujan deras.

Talut setinggi sekitar lima meter itu mengalami longsor pada jalur dari Kendal menuju Semarang.

Muslih, warga sekitar mengatakan, talut tersebut sudah mengalami retak pada hari Sabtu (19/1/2019). Saat itu hujan deras tengah mengguyur, sedangkan debit air di sungai yang berada di bawah talut sedang penuh.

"Longsornya pelan pelan, tidak langsung runtuh" ungkapnya, Selasa (22/1/2019).

Muslih menduga hal itu dikarenakan tanah yang berada di bawah talut mengalami pergerakan karena tertekan rembesan air.

Sementara itu, Kepala Lapangan Proyek Tol Semarang Batang Seksi IV, Sarjani mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengecekan di lokasi dan akan segera melakukan perbaikan.

"Longsornya karena tanah mengalami pergerakan setelah diguyur hujan, perbaikan yang dilakukan yakni dengan penguatan pada talut itu," jelasnya.

Menurut Sarjani, pengerjaan perbaikan talut diperkirakan membutuhkan waktu selama dua minggu.

"Nanti kami akan perkuat dengan pembuatan sloof (beton betulang) pada dasar talut dan pembangunan kolom-kolom air sehingga air dapat mengalir lancar," jelasnya.

Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) Arie Irianto mengatakan, pihaknya juga telah menerima laporan terkait longsornya talut jalan tol itu.

"Kami sudah konfirmasi ke pihak Waskita, mereka akan segera memperbaiki dan kami akan memonitor proses perbaikan itu," katanya.(*)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved