Kota Salatiga Bakal Miliki Pusat Pelatihan Olah Raga Pelajar

Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga bakal mendirikan Pusat Pelatihan Olah Raga Pelajar Daerah (PPLOPD) pada tahun ini.

Kota Salatiga Bakal Miliki Pusat Pelatihan Olah Raga Pelajar
TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Wali Kota Salatiga Yuliyanto (baju kuning) didampingi Sekretaris Dispora Kota Salatiga Sulistyo menerangkan beberapa program dalam jumpa pers di Rumah Makan Kencana Salatiga, Rabu (23/01/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga bakal mendirikan Pusat Pelatihan Olah Raga Pelajar Daerah (PPLOPD) pada tahun ini.

Rencananya untuk pembangunannya dimulai Maret 2019. 

Sekretaris Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kota Salatiga Sulistyo mengatakan, PPLOPD nantinya diharapkan dapat menunjang sarana-prasarana para atlet tingkat pelajar.

"Intinya PPLOPD yang dibentuk, jangka panjangnya adalah mencetak atlet dari usia TK, SMP, dan SMA. Namun belum diasramakan mengingat baru rintisan," terangnya di sela jumpa pers di Rumah Makan Kencana Salatiga, Rabu (23/01/2019).

Menurut Sulistyo, secara teknis setiap cabang olah raga (cabor) akan menempati lokasi pelatihan berbeda sesuai yang ditentukan dinas.

Ia melanjutkan, tidak semua pelajar dapat ikut serta dalam pelatihan, mengingat sifatnya rintisan dan kuota dibatasi.

Dikatakannya, mereka yang diikutsertakan harus melalui seleksi berdasarkan pestasi atau direkrut langsung Dispora Kota Salatiga.

Adapun masa kontrak mengikuti latihan dan bersedia memenuhi ketetapan persyaratan.

"Tahun ini baru ada 7 cabor baik beregu maupun perorangan. Dari dinas juga memberikan fasilitas uang transportasi selama pelatihan,"ujarnya.

Sulistyo menambahkan, anggaran untuk mewujudkan itu telah disusun termasuk pada perubahan anggaran nanti akan ditambahkan bagi cabor beregu.

Bagi yang lolos masuk di PPLOPD berlaku pula sistem degradasi apabila tidak bisa berkontribusi akan diberhentikan.

Secara konsep kata Sulistyo keseluruhan sudah siap hanya tinggal pematangan pada kemampuan anggaran pemerintah karena merupakan kali pertama.

"Sistem juga diberlakukan bagi pelatih, dia harus bisa membuat rencana kerja, evaluasi, dan melaporkan ke dinas. Kontrak awal minimal setahun," paparnya

Wali Kota Salatiga Yuliyanto menuturkan, rencana pendirian PPLOPD di Kota Salatiga didukung dan secara pribadi beberapa atlet maupun tokoh olah raga asal Kota Hati Beriman pun demikian.

"Beberapa tokoh olah raga menemui kami. Prinsipnya sama dan kami ajak untuk bersama-sama menyiapkan," ucapnya. (*)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved