Transfer Ilmu, Maksud Prodi Manajemen Pendidikan UAD Yogyakarta ke SMP IT PAPB Semarang

SMP IT PAPB Semarang kedatangan tamu spesial yakni perwakilan mahasiswa dan dosen Prodi Manajemen Pendidikan UAD Yogyakarta.

Transfer Ilmu, Maksud Prodi Manajemen Pendidikan UAD Yogyakarta ke SMP IT PAPB Semarang
ISTIMEWA
SMP IT PAPB Semarang kedatangan perwakilan mahasiswa dan dosen Prodi Manajemen Pendidikan UAD Yogyakarta, Rabu (23/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - SMP Islam Terpadu Pengajian Ahad Pagi Bersama (IT PAPB) Semarang kedatangan tamu spesial yakni perwakilan mahasiswa dan dosen Program Studi (Prodi) Manajemen Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.

Kedatangan rombongan berjumlah 41 orang dari perguruan tinggi di Yogyakarta itu bermaksud transfer ilmu ke sekolah yang berlokasi di Jalan Panda Barat Nomor 44 Kelurahan Palebon Kecamatan Pedurungan Kota Semarang itu.

Rombongan yang dipimpin Kaprodi Manajemen Pendidikan UAD Yogyakarta, Suyatno pun disambut Kepala SMP IT PAPB Semarang Ramelan.

Suyatno memaparkan, kedatangan mereka ingin mentransfer ilmu selama 2 hari yakni sejak Selasa (22/1/2019) dan Rabu (23/1/2019).

"Transfer itu ada bermacam-macam. Terkait manajemen, pembiayaan, penggunaan fasilitas sekolah, hingga bagaimana pendidik di sini mengajar," urainya.

Melalui transfer ilmu itu, lanjutnya, mahasiswa diyakini bakal semakin terasah insting saat mengajar.

Menurut Suyatno, mahasiswanya ini memang diproyeksikan setelah lulus dari UAD Yogyakarta, menjadi pengajar yang berguna bagi nusa dan bangsa.

"Bahkan memang ada beberapa mahasiswa yang sudah mengajar di sekolah. Dan harapannya mereka bisa semakin baik dalam mendidik," terang Suyatno.

Ina Sulantri, mahasiswi Prodi Manajemen Pendidikan UAD Yogyakarta berucap, transfer ilmu ini merupakan hal baik bagi dirinya dan teman-teman.

"Ada pengalaman yang bisa saya dan teman-teman ambil dari sini. Misal terkait praktis pembelajaran maupun manajemen pendidikan," urainya.

Kepala SMP IT PAPB Semarang Ramelan menilai kegiatan tersebut cukup baik bagi kedua pihak.

"Kami juga punya tugas untuk mendidik secara baik dan menularkan cara mendidik kepada mereka yang masih muda agar pendidikan di Indonesia semakin baik," urainya. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved