Antisipasi Bencana, Palang Merah Indonesia Kabupaten Demak Bentuk Posko Siaga Bencana

Untuk mengantisipasi bencana yang terjadi selama musim hujan, Palang Merah Indonesia (PMI) Demak membentuk posko Siaga Bencana.

Antisipasi Bencana, Palang Merah Indonesia Kabupaten Demak Bentuk Posko Siaga Bencana
Istimewa
Petugas PMI memverifikasi masyarakat yang terkena bencana di posko Siap Siaga PMI Demak, Kamis (24/1/2019). PMI akan membantu bantuan material dan logistik dengan memverifikasi masyarakat yang terkena bencana terlebih dahulu. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Alaqsha Gilang Imantara

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Untuk mengantisipasi bencana yang terjadi selama musim hujan, PMI Demak membentuk posko Siaga Bencana.

Hal itu disampaikan Kepala Markas PMI Kabupaten Demak, Ade Heriyanto, saat ditemui di markas PMI Demak, Kamis (24/1/2019).

"Posko siaga bencana untuk kesiapsiagaan kita, apabila terjadi bencana menjadi bisa lebih cepat terkoordinir apa yang harus dilakukan. PMI Demak menjadi lebih cepat ke ketika ada laporan bencana dari masyarakat," ungkapnya.

Pemerintah Demak Targetkan PBB-P2 di Demak Capai Rp 64,5 Miliar di Tahun 2019

Menurutnya, bencana yang sering terjadi di Demak yaitu Banjir, Kebakaran, angin puting beliung, pohon tumbang.

"Setiap harinya posko PMI Demak dijaga oleh 8 personil selama 24 jam yang terbagi dalam 2 shift. Shift pertama jam 08.00 - 20.00 WIB, sementara shift kedua jam 20.00 - 08.00 WIB," tuturnya.

Ditambahkan, terdapat tiga tim didalam posko yaitu tim dapur umum, tim pertolongan pertama atau medis, dan tim evakuasi untuk mengevakuasi warga yang di daerah bencana.

"Didalam posko terdapat kelengkapan alat perlindungan diri, pelampung, jas hujan, helm, sepatu boot, rompi identitas, kit pertolongan pertama, dan alat radio komunikasi," imbuhnya.

Dijelaskan, sarana dan prasarana yang digunakan PMI yaitu 2 motor trail, dan 1 mobil resque untuk mobilisasi, 1 ambulance.

Warga Evakuasi Baliho Daftar Caleg yang Tumbang Menutup Jalan Antar Kecamatan di Demak

"Posko ini kami buka sampai Maret 2019 dan disiagakan setiap musim hujan, masyarakat bisa melaporkan bencana baik lewat telepon atau datang langsung ke posko ataupun memfasilitasi pemberian bantuan kepada masyarakat yang terkena bencana" tukasnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap waspada mengantisipasi setiap bencana karena pertolongan lebih cepat dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan yang terdekat.

"Masyarakat bisa memahami kondisi sekitar misalnya jika berada di daerah banjir apa yang harus diamankan terlebih dahulu, harus disiapkan secara awal," tandasnya. (*)

Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved