Penyaluran Kredit Pemilikan Rumah di Indonesia Berada Di Bawah Tiga Negara Asia Tenggara Ini

Penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) Indonesia ternyata tidak lebih baik dibandingkan dengan negara tetangga di kawasan Asia.

Penyaluran Kredit Pemilikan Rumah di Indonesia Berada Di Bawah Tiga Negara Asia Tenggara Ini
Facebook
Ilustrasi Perumahan Puri Indah Tampingan Boja, Kabupaten Kendal 

"Kita itu baru 2,9 persen terhadap PDB, sedangkan di Singapura sudah mencapai 44,8 persen, Malaysia 38,4 persen, Jepang 33,7 persen, Thailand 22,3 persen," ungkapnya.

Meski demikian, Bayu menilai, masih ada harapan penyaluran kredit properti untuk tumbuh.

Pasca implementasi kebijakan loan to value pada Juni 2018, BI mencatat penyaluran KPR meningkat menjadi 12,7 persen.

"Namun pertumbuhan ini masih di bawah pertumbuhan total kredit perbankan sebesar 13,35 persen," cetus Bayu.

Dari sisi tipe, pertumbuhan tertinggi untuk rumah tapak terjadi pada tipe 22-70 sebesar 18,24 persen.

Disusul tipe 70 ke atas (7,18 persen). Sementara untuk flat atau apartemen, yang mengalami pertumbuhan paling pesat yaitu untuk tipe 22-70 (41.62 persen) dan di atas 70 (25,98 persen).

"Memang terlihat tinggi cuma porsinya masih sedikit. Tapi, ini growthnya juga sudah cukup signifikan," tandasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penyaluran KPR Indonesia Lebih Rendah Dibanding 5 Negara Ini"

Editor: suharno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved