Sang Anak Lepas Dari Pelukan Saat Tsunami Selat Sunda Terjadi, Kembaran Ivan Seventeen Masih Trauma

Saat Tsunami Selat Sunda terjadi, keponakan kecil Ifan Seventeen lepas dari pelukan sang ayah, Riedhan Fajarsyah

Sang Anak Lepas Dari Pelukan Saat Tsunami Selat Sunda Terjadi, Kembaran Ivan Seventeen Masih Trauma
Instagram/ Riedhan Fajarsyah
Korban Selamat Tsunami Selat Sunda Riedhan Fajarsyah, Cynthia Wijaya dan Kenzi 

TRIBUNJATENG.COM- Sebulan sudah berlalu semenjak Tsunami Selat Sunda menerjang Banten serta Lampung Selatan pada Sabtu (22/12/2018) malam.

Namun bagi saudara kembar Ifan Seventeen, Riedhan Fajarsyah, luka tersebut tak berkesudahan.

Hingga saat ini, Riedhan mengaku masih belum berani berada di tempat gelap.

"Kalau di tempat gelap itu keingat pas lagi tenggelam, gelap. Kayak air bakal datang lagi," ungkap Riedhan saat menjadi bintang tamu di acara Ngopi Dara TRANS TV, yang diunggah di Yputube pada Kamis (24/1/2019).

Pinjamkan ATM ke Vanessa Angel, Jane Shalimar Buka Suara Soal Saldo Tabungan

Kala itu band Seventeen tengah melangsungkan konser di Tanjung Lesung Beach Resort Banten atau sekitar Pantai Carita.

Riedhan beserta istri, anak, dan Dylan Sahara saat itu tengah menonton aksi panggung Ifan Seventeen.

Saat tsunami terjadi, Riedhan langsung menggendong sang anak, Kenzi.

Namun saat ombak menggulung, pelukannya lepas.

"Anak digendong, tapi tetap lepas. Aku enggak sempat lihat air datang. Aku kegulung air tiba-tiba. Aku mikir kok di dalam air. Wah tsunami ini. Terus mau pegang anak, kena aarus bawah, lepas Kenzi. Renang pun enggak guna. Bisa renang pun enggak bisa kendaliin tubuh.

Kebetulan ada tembok, aku merayap," ungkap Riedhan.

Halaman
123
Penulis: Wilujeng Puspita
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved