Derita Warga Prendengan Banjarnegara, Jalan Hasil Iuran Warga Kini Kembali Putus

Curah hujan tinggi akhir-akhir ini memicu pergerakan tanah di tebing gunung Pawinihan Desa Prendengan, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnega

Derita Warga Prendengan Banjarnegara, Jalan Hasil Iuran Warga Kini Kembali Putus
Tribun Jateng/ Khoirul Muzakki
Warga melakukan kerja bakti membersihkan longsor di Desa Prendengan, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG COM, BANJARNEGARA - Curah hujan tinggi akhir-akhir ini memicu pergerakan tanah di tebing Gunung Pawinihan Desa Prendengan, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara.

Tebing sisi jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Prendengan dan Desa Sijeruk Banjarmangu itu runtuh hingga materialnya menutup akses jalan, tepatnya di Kalicangkok Desa Prendengan.

Selain tanah dan bebatuan, bangkai pohon pun ikut terseret longsor hingga menimbun jalan.

Area ini memang sudah menjadi langganan longsor. Kondisi atas tebing yang gundul diduga ikut memicu terjadinya pergerakan. Saat hujan berintensitas tinggi, tanah yang telah retak mudah ambrol hingga materialnya berupa lumpuh maupun bebatuan meluncur mengikuti aliran.

Sedangkan di bawahnya adalah jalan kabupaten yang aktif dilalui warga. Material yang berjatuhan hampir selalu menimbun badan jalan. Bahkan, hampir separuh badan jalan di bawahnua sudah ambrol lantaran kerap tertimpa longsor.

"Ada pengendara mau ke Prendengan sempat lihat batuan kecil turun saat hujan. Pas dia balik mau pulang, jalan sudah tertutup. Jadi selamat,"kata warga Desa Prendengan Yanto

Petugas BPBD bersama relawan dan warga sekitar bahu membahu menyingkirkan material longsor yang menutup akses jalan. Jalan pun relatif sudah bersih dari material longsor.

Namun, meski material berhasil disingkarkan, bukan berarti akses jalan bisa dibuka untuk umum. Jalan kabupaten itu masih ditutup sementara untuk lalu lintas kendaraan.

Kondisi dinding tebing masih labil dengan permukaan nyaris vertikal. Sementara area terdampak atau mahkota longsor berada tepat di aliran Kali cangkok yang terus terisi air sehingga tanah mudah jenuh.

Halaman
123
Penulis: khoirul muzaki
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved