Puluhan Hektar Sawah di Nusadadi Banyumas Alami Puso karena Terendam Banjir

Banjir di Desa Nusadadi, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, menyisakan penderitaan bagi para petani.

Puluhan Hektar Sawah di Nusadadi Banyumas Alami Puso karena Terendam Banjir
TRIBUN JATENG/ALAQSHA GILANG IMANTARA
Ilustrasi/ Tanggul sungai lama jebol di Desa Waru, Kabupaten Demak pada Selasa (4/12/2018) pagi. Hal itu mengakibatkan puluhan hektar lahan pertanian terendam banjir. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Banjir di Desa Nusadadi, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, menyisakan penderitaan bagi para petani.

Tanaman padi yang terendam banjir berhari-hari susah bertahan hidup. Akibatnya, sekitar 50 hektar tanaman padi di desa itu mengalami puso.

Kepala Desa Nusadadi, Ngalimin mengatakan tanaman padi mati karena terendam banjir terlalu lama. Sementara usia padi masih muda yang rentan rusak jika tergenang banjir.

Umur tanaman padi yang terendam pekan lalu rata-rata baru berumur 10 hari setelah tanam (HST).

Sawah yang mengalami puso itu pun harus ditanam ulang oleh petani.

“Cukup lama tenggelam, sekitar semingguan, jadi tidak mampu bertahan,” katanya.

Menurut dia, terdapat 220 hektar sawah di Desa Nusadadi yang seluruhnya terendam banjir pekan lalu. Sekitar 140 hektar di antaranya terdampak paling parah karena berada di dataran rendah.

Sebagian di antaranya bisa diselamatkan sehingga diharapkan masih dapat dipanen kemudian. Sebagian petani kini sudah mulai terjun ke sawah untuk merawat tanaman yang masih bisa diselamatkan.

Selain berdampak ke usaha pertanian, banjir juga melahirkan gangguan kesehatan di masyarakat.

Menurut dia, sebagian warga Desa Nusadadi menderita penyakit kulit semisal gatal-gatal paska banjir. Mereka pun sudah diperiksa oleh petugas Puskemas yang mendirikan Posko kesehatan di kawasan terdampak banjir.(*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved