Breaking News:

Gelandangan dan Pengemis Masih Bebas Berkeliaran di Acara Car Free Day GOR Satria Purwokerto

Sejumlah gelandangan dan pengemis (Gepeng) masih bebas berkeliaran dan beroperasi di acara Car Free Day GOR Satria Purwokerto, Minggu (27/01/2019).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG/ Permata Putra Sejati
Gelandangan dan pengemis yang bebas beroperasi di acara Car Free Day GOR Satria Purwokerto, Minggu (27/01/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Permata Putra Sejati

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Sejumlah gelandangan dan pengemis (Gepeng) masih bebas berkeliaran dan beroperasi di acara Car Free Day GOR Satria Purwokerto, Minggu (27/01/2019).

Meski Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Banyumas No 16 Tahun 2015 tentang penanggulangan penyakit masyarakat sudah lama diterbitkan, nyatanya di acara Car Free Day GOR Satria masih didapati gelandangan dan pengemis.

"Sebagai manusia harus saling membantu, melihatnya kasihan sudah renta dan pakai kursi roda. Kalau kita ada rejeki kenapa tidak saling berbagi," ujar Dita (28) warga Desa Karangmangu, Baturraden pengujung Car Free Day GOR Satria Purwokerto.

Dita mengatakan mengetahui larangan pemberian uang kepada pengemis dan gelandangan. Himbauan larangan memberikan uang banyak terlihat melalui papan peringatan yang terpasang disetiap perempatan lampu merah Purwokerto. Tetapi dengan alasan kasihan dan iba Dita tetap melakukannya.

Hal sama disampaikan Pambudi (26) warga Desa Tipar, Rawalo pengunjung yang juga memberikan uang kepada pengemis.

"Perda No 16 Tahun 2015 tentang penyakit masyarakat sudah efektif di setiap perempatan lampu merah. Tapi di setiap acara Car Free Day ini saya lihat masih ada saja yang beroperasi," ujar Pambudi.

Perlu adanya tindakan tegas terkait keberadaan gelandangan dan pengemis yang masih beroperasi di Car Free Day GOR Satria Purwokerto.

Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsospermades) akan bekerjasama dengan pihak Satpol PP.

"Kami akan koordinasikan terlebih dahulu terkait rencana penertiban pengemis dan gelandangan di acara Car Free Day GOR Satria. Sebab menurut amanat Perda mereka terancam kurungan tiga bulan dengan denda 50 juta," ungkap Agus Sriyono, Kabid Perlindungan Jaminan Rehabilitasi Sosial (PJRS) Dinsospermades Kabupaten Banyumas.

Jika tidak ada tindakan tegas, dapat memunculkan lebih banyak lagi pengemis dan gelandangan. Acara Car Free Day GOR Satria yang dibarengi dengan pasar tumpah memang menarik banyak pengunjung.

Kondisinya ramai dan banyak dimanfaatkan warga berbelanja. Kondisi inilah yang dijadikan momentum para gelandangan dan pengemis beroperasi dan mendulang rupiah.(jti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved