Instrumen Investasi, Emas Dprediksi Makin Menggiurkan

Kenaikan harga emas dunia diprediksi akan berlanjut sampai pekan depan sejalan dengan kebuntuan

Instrumen Investasi, Emas Dprediksi Makin Menggiurkan
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -  Kenaikan harga emas dunia diprediksi akan berlanjut sampai pekan depan sejalan dengan kebuntuan kondisi politik dalam dan luar negeri Amerika Serikat (AS).

Pada penutupan perdagangan pasar spot Jumat (25/1) lalu, harga emas terpantau berada di level US$ 1,289 per ons troi. Angka tersebut naik sebesar 0,27% dari perdagangan sebelumnya di level US$ 1,284 per ons troi.

Direktur PT Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi menjelaskan, langkah AS membuka ketegangan baru dengan Venezuela terkait posisi kepemimpinan Moduro, membuat investor ramai beralih ke investasi safe haven, yakni emas.

“Kekhawatiran itulah yang jadi alasan utama kenaikan harga emas dunia saat ini,” ujarnya, Minggu (27/1/2019).

 Tak berhenti di sana, pelaku pasar juga tak bisa menjamin bila kesepakatan damai akan tercapai pada pertemuan dagang AS dan China yang akan berlangsung pada Rabu dan Kamis pekan depan.

“Kisruh politik AS bertambah panas, sebab di kasus Venezuela, China dan Rusia terang-terangan ambil posisi berseberangan dengan AS,” tambah Ibrahim.

Sementara di dalam negeri, AS juga masih terbelit Government Shutdown yang sudah memasuki pekan ketiga.

Belum adanya kesepakatan antara Presiden AS, Donald Trump dengan Parlemen yang dipimpin oleh Nancy Pelosi terkait pembiayaan pembangunan dinding perbatasan, membuat dollar AS bergerak tak stabil di awal tahun 2019.

Alasan berikutnya adalah ketidakpastian hasil dari Brexit di Inggris. Setelah Uni Eropa menolak opsi nego dari Theresa May, partai Buruh Inggris mengusulkan untuk melakukan referendum melalui pemilu.

Di sisi lain, Uni Eropa belum memberikan keterangan lebih jauh soal aksi yang akan dilancarkan May terkait Brexit.

Halaman
12
Editor: galih permadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved