Stasiun Geofisika Banjarnegara akan Gelar Sekolah Lapangan Gempa dan Tsunami di Cilacap

Stasiun Geofisika Banjarnegara, Jawa Tengah berencana menyelenggarakan sekolah lapangan gempa bumi dan tsunami di Cilacap

Stasiun Geofisika Banjarnegara akan Gelar Sekolah Lapangan Gempa dan Tsunami di Cilacap
Tribunjateng.com/Faizal Affan
simulasi penyelamatan korban gempa bumi di sma n 1 bumiayu, kamis (17/1/2019). Ia ingin sma/smk di jateng menerapkan pelatihan mitigasi bencana minimal 2 kali dalam setahun. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Stasiun Geofisika Banjarnegara, Jawa Tengah berencana menyelenggarakan sekolah lapangan gempa bumi dan tsunami di Cilacap, medio tahun 2019 ini.

Sekolah lapangan ini adalah puncak rangkaian acara ‘BMKG Goes to School’ yang akan dimulai Februari mendatang.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara, Setyoajie Prayodhie mengatakan, sekolah lapangan gempa bumi dan tsunami bertujuan untuk memberi pemahaman kepada masyarakat mengenai mitigasi bencana, terutama gempa dan tsunami.

Peserta sekolah lapangan gempa bumi ini melibatkan berbagai kalangana mulai dari unsur organisasi perangkat daerah (OPD), TNI, kepolisian, pemerintah desa, BPBD, LSM, relawan kebencanaan, pelajar dan lainnya.

“Stasiun Geofisika Banjarnegara akan menggelar sekolah lapangan gempa bumi. Itu puncak rentetan kegiatan Geofisika goes to school,” katanya.

Rangkaian kegiatan BMKG Goes to School dimulai dengan berkunjung ke sekolah-sekolah di Cilacap awal Februari. Kegiatan berlanjut workshop gempa bumi dan tsunami pada pertengahan 2019, atau sekitar Juni-Juli.

BMKG masih berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menentukan
tempat sekolah lapangan ini.

Adapun materi yang disampaikan dalam kegiatan ini antara lain mengenai tanggap dini gempa bumi. Peserta juga akan menerima penjelasan mengenai jenis dan kekuatan gempa yang bisa memicu tsunami.

Pemilihan Cilacap sebagai lokasi sekolah lapangan gempa bumi dan tsunami bukan tanpa alasan. Secara geografis, Cilacap rawan gempa.

Sebagian wilayah di kabupaten inu juga rawan tsunami karena sedikitnya enam kecamatan berhadapan langsung dengan Samudera Hindia.

Sekolah lapangan gempa bumi dan tsunami Cilacap ini digadang menjadi percontohan pendidikan mitigasi kebencananaan yang dapat diaplikasikan di tempat lainnya. Sebelumnya, sekolah gempa bumi dan longsor juga digelar di Banjarnegara, 2018 lalu.(*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved