Usai Raih Piala Adipura, Wali Kota Salatiga Berfoto Bersama Petugas Penyapu Jalan

Wali Kota Salatiga Yuliyanto berfoto bersama petugas penyapu jalan usai mendapat Piala Adipura kategori kota sedang untuk tiga tahun berturut.

Usai Raih Piala Adipura, Wali Kota Salatiga Berfoto Bersama Petugas Penyapu Jalan
TRIBUNJATENG/M NAFIUL HARIS
Wali Kota Salatiga Yuliyanto berfoto bersama penyapu jalan di halaman Kantor Pemkot Salatiga Senin (28/01/2019).

Laporan Wartawan Tribunjateng, M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM,SALATIGA - Tiga tahun berturut-turut mendapatkan penghargaan Piala Adipura kategori kota sedang, Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga mengadakan kirab keliling empat kecamatan yang ada sebagai wujud syukur, Senin (28/1/2019).

Setelah dilepas Wali Kota Salatiga Yuliyanto arak-arakan kirab Piala Adipura dimulai start dari halaman Kantor Walikota Jalan Sukowati menuju Kecamatan Tingkir dan finish di Kecamatan Sidorejo.

Wali Kota Salatiga Yuliyanto di sela pelepasan kirab Piala Adipura mengatakan raihan Adipura diharap terus memotivasi seluruh masyarakat dan pejabat pemangku kepentingan di Salatiga agar selalu peduli terhadap lingkungan.

“Saya harap penghargaan ini dapat memotivasi, dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan masing-masing,” terangnya di sela apel upacara kirab Adipura di Halaman Pemkot Salatiga, Senin (28/01/2019).

Wartawan Gadungan Ini Peras Pengusaha Salatiga, Kerugian Total Capai Rp 35 Juta

Menurut Yuliyanto Kota Salatiga selama tiga tahun berturut-turut mendapatkan penghargaan Piala Adipura sejak tahun 2017 tidak lepas dari peran serta masyarakat dan stakeholder lainnya yang berpartisipasi secara aktif menjaga kebersihan Kota Hati Beriman.

Dikatakan Yuliyanto tanpa dukungan serta keterlibatan semua pihak terutama petugas kebersihan yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan disiplin mustahil penghargaan tertinggi di bidang kebersihan mampu diraih Kota Salatiga.

“Jadi adipura ini menjadi penting bagi sebuah kota karena telah menjadi sebuah parameter apakah masyarakat dan seluruh aparat Kota Salatiga peduli dalam menciptakan lingkungan atau belum," katanya.

Ia berharap pada masa mendatang kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan semakin meningkat tidak hanya bergantung atau membebankan kepada petugas kebersihan saja.

Yuliyanto ingin masyarakat berlomba-lomba, adu cepat, dalam menjaga kebersihan secara berkelanjutan, dimanapun, kapanpun, dan dimulai dari hal-hal yang sederhana.

“Kepada ujung tombak kebersihan yaitu petugas lapangan, yang telah sejak pagi buta hingga malam hari membersihkan sampah baik di jalan, taman, maupun TPA saya sangat berterimakasih,” ujarnya yang kemudian berfoto bersama petuga penyapu jalan. (*)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved