Hari Pers Nasional, PWI Kendal Gelar Pelatihan Jurnalistik, Berita Hoaks Jadi Materi Utama Mereka

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Kendal mengisi kegiatan melalui pelatihan jurnalistik bagi Siswa SMK NU 1 Alhidayah Kendal, Selasa (29/1/2019).

Hari Pers Nasional, PWI Kendal Gelar Pelatihan Jurnalistik, Berita Hoaks Jadi Materi Utama Mereka
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Anggota PWI Kabupaten Kendal mengisi materi pelatihan jurnalistik di SMK NU 1 Alhidayah Kendal, Selasa (29/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Peringati Hari Pers Nasional, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kendal mengisi kegiatan melalui pelatihan jurnalistik bagi siswa SMK NU 1 Alhidayah Kendal, Selasa (29/1/2019).

Pelatihan itu, PWI Kabupaten Kendal mengajarkan para siswa tidak sembarang menyebarkan sebuah kabar atau berita.

Ketua PWI Kabupaten Kendal Agus Umar menuturkan, generasi muda harus dapat menganalisis sebuah kabar maupun berita agar dapat menentukan kebenaran dari berita tersebut.

Terlebih saat ini generasi muda sangat rentan terprovokasinya sebuah kabar yang belum jelas sumbernya.

"Informasi hoaks begitu mudahnya menyebar di masyarakat dan sayangnya generasi muda juga terlibat dalam penyebaran informasi itu, sehingga perlu adanya pembelajaran mencari fakta bagi mereka," ujar Umar.

Menurutnya, pada saat ini penyebaran berita hoaks banyak terjadi di media sosial.

Sedangkan pengguna media sosial yang paling banyak yakni generasi muda dan usia produktif.

"Wartawan tidak bisa bertindak sendiri dalam menangkal hoaks. Mereka generasi muda juga perlu ikut dalam penangkalan itu. Itu mengapa kami menggelar kegiatan terkait kejurnalistikan," tambahnya.

Sementara itu, Marlin Fransiksa (16) siswi kelas 11 SMK NU 1 Alhidayah Kendal menuturkan, saat dirinya bermain media sosial dan tak jarang menemukan berita yang belum jelas kebenarannya.

Oleh sebab itu dirinya sering mengikuti pelatihan jurnalistik terlebih untuk menganalisis sebuah berita.

"Di sisi lain, saya juga suka menulis dan jurnalistik sejak dahulu. Segala macam imajinasi dapat tuangkan dalam tulisan," jelasnya. (*)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved