Mahasiswa Undip Ajarkan Warga Membuat Kripik Nori dari Daun Singkong 

Tim KKN Tematik Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang memberi pelatihan memanfaatkan potensi desa kepada warga Desa Gedebeg, Kecamatan Ngawen, Blora

Mahasiswa Undip Ajarkan Warga Membuat Kripik Nori dari Daun Singkong 
Istimewa
Tim KKN Tematik Universitas Dipone goro (UNDIP) Semarang melakukan pelatihan kepada warga Desa Gedebeg, Kecamatan Ngawen, Blora. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hermawan Endra Wijonarko 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - Tim KKN Tematik Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang memberi pelatihan memanfaatkan potensi desa kepada warga Desa Gedebeg, Kecamatan Ngawen, Blora. 

Tim KKN ini juga turut melibatkan  ibu-ibu PKK Desa Gedebeg, untuk memanfaatkan hasil budidaya  lele dan hasil perkebunan. 

Pelatihan ini meliputi pembuat an keripik nori dari daun sing kong dan nugget lele. Kegiatan ini dinilai sangat memberikan efek baik untuk warga desa, selain mendapat ilmu juga diharapkan dapat menambah kreatifit as warga dalam mengolah potensi desa. 

“Antusias warga sangat baik ba hkan kehadiran kami sangat dit unggu- tunggu, hal ini membuat  kami merasa bertambah semangat saat berbagi ilmu. Tidak hanya itu saja, para warga yang hadir juga antusias untuk mencoba dan membuat kembali produk- produk yang telah kami buat,” ucap Koordinator Tim KKN Desa Gedebeg, Fakhry dalam siaran tertulis, Selasa (29/1/2019). 

Selain mengadakan pelatihan, Tim KKN Tematik Desa Gedebeg juga turut aktif dalam kegiatan desa. Seperti pada saat penyeleng garaan lomba PAAR tingkat prov insi Jawa Tengah yang diadakan di Balai Desa, G otputuk. 

“Saya dan teman-teman berharap  apa yang telah kami berikan d apat dikembangkan lebih lanjut  oleh warga di sini,” jelasnya . 

Pemanfaatan dari daun singkong  ini juga menambah nilai ekonomis. Selain itu daun singkong  sangat bermanfaat bagi kami dalam menambah kreatifitas yang akan kami tuangkan untuk membangun sebuah usaha. 

“Selain itu, kami juga sudah diberikan fasi litas informasi bagaimana prod uk kami bisa mendapatkan nomer  izin produk industri rumah ta ngga (PIRT)” ucap Muntamah, Ke tua PKK Desa Gedebeg.

Kegiatan sosialisasi dan pelatihan lain juta dilakukan yaitu pembuatan “Bakpao dari Labu Kuning” di Gedebeg, Ngawen, Blora, Rabu (16/1/2019). 

“Melalui kegiatan ini kami Tim KKN Undip berusaha mengembangkan kreatifitas masyarakat untuk meningkatkan nilai ekonomi dari bahan-bahan sekitar yang selama ini kurang dimanfaatkan secara optimal," ujar anggota tim KKN Tematik Undip, Lisa Ayu.

Kegiatan pelatihan bakpao labu kuning ini di hadiri juga oleh ibu-ibu PKK. Pelatihan ini di dasari oleh keinginan warga untuk mengolah potensi desa, tetapi belum mengetahui bagaimana cara mengolah potensi desa dengan baik. 

Maka tim KKN Tematik UNDIP dengan senang memberikan ilmu bagi masyarakat Desa Gedebeg agar terciptanya olahan yang baik dan optimal. 

Selain memanfaatkan potensi desa, labu kuning juga memiliki gizi yang baik untuk tubuh, terutama untuk anak-anak. Hal ini juga menjadi kesempatan bagi tim KKN Tematik UNDIP untuk mengenalkan gizi baik kepada warga, melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) saat pelaksanaan kegiatan posyandu. 

"Saya dan warga sangat senang adanya pelatihan ini, selain mendapat ilmu juga kami dapat merasa dekat dengan anak-anak KKN,” kata Sri, warga Desa Gedebeg.(*)

Penulis: hermawan Endra
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved