Kasus DBD di Jateng Capai 1.204 Kasus, Kepala Dinkes: Bukan Angka Luar Biasa

Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Jawa Tengah sejak awal tahun hingga Selasa (29/1/2019) kemarin tercatat ada mencapai 1.204 kasus.

Kasus DBD di Jateng Capai 1.204 Kasus, Kepala Dinkes: Bukan Angka Luar Biasa
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Kepala Dinkes Jateng Yulianto Prabowo 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Jawa Tengah sejak awal tahun hingga Selasa (29/1/2019) kemarin tercatat ada mencapai 1.204 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo menilai, hal tersebut sebagai siklus tahunan persebaran penyakit tersebut.

"Itu tren tahunan. Biasanya Januari meningkat, lalu berangsur-angsur turun mulai Maret, April, dan mulai Oktober mulai naik lagi," ujarnya saat ditemui di Kantor Dinkes Jateng, Rabu (30/1/2019).

Menurut Yulianto, tren tahunan itu merujuk pada musim penghujan yang juga terjadi setiap Oktober hingga April.

Disinggung terkait jumlah penderita DBD, menurutnya meningkat di sejumlah tempat di Jawa Tengah.

Daerah-daerah tersebut menurutnya ditetapkan sebagai daerah waspada kejadian luar biasa (KLB) DBD.

Misalnya Kabupaten Sragen yang hingga saat ini tercatat ada 200 kasus DBD.

Lalu Grobogan 150 kasus, Pati 87 kasus, Jepara 78 kasus, hingga Blora 75 kasus.

"Selain itu di daerah lainnya di Jateng ada kurang dari 50 kasus. Di Semarang, ada 33 kasus yang telah terkonfirmasi," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: akbar hari mukti
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved