Rizal Ramli Sebut Pemerintah Utang 2 Juta Dolar AS, Kemenkeu: Terbukti Ngawur

Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Nufransa Wira Sakti membantah tudingan Rizal Ramli terkiat pemerintah yang kembali utang 2 juta dolar

Rizal Ramli Sebut Pemerintah Utang 2 Juta Dolar AS, Kemenkeu: Terbukti Ngawur
Tribunnews
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Sumber Daya, Rizal Ramli 

TRIBUNJATENG.COM- Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Nufransa Wira Sakti membantah tudingan Rizal Ramli terkiat pemerintah yang kembali utang 2 juta dolar.

Hal tersbeut disampikan Nufransa Wira Sakti melalui akun Facebbonya Senin (01/1/19).

Nufransa Wira Sakti mengatakan bahwa bons surat utang tersebut diterbitakn pada tahun 2009 saat terjadi krisis keuangan sehingga imbal hasilnya 11,625%.

Nurfransa juga mengatakan bahwa surat utang tersebut jatuh tempo pada bulan maret 2019 dan tidak ada penerbitan utang baru.

Istri dan Menantu Jokowi Biasa Tutup Mulut Saat Tertawa, Begini Kepribadiannya Menurut Psikologi

Fahri Hamzah Yakin: Jokowi Akan Kalah Seperti Kekalahan Ahok

Revitalisasi Jembatan Situri Rencana Anggarannya Capai 19 Miliar

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini, Berikut Wilayah di Jawa Tengah yang Diprediksi Hujan Lebat

lantas, ia mengatakan bahwa apa yang disampaikan Rizal Ramli adalah kesalahan besar.

Berikut cuitan Nufransa selengkapnya:

"Rizal Ramli Terbukti Ngawur*

Siang ini ada beberapa pesan yang masuk ke WA saya yang intinya menyatakan bahwa Indonesia akan ngutang lagi sejumlah $2 milyar dengan imbal hasil sangat tinggi sebesar 11,625%. Info tersebut.

merujuk salah satu link luar negeri. Info itu diakhiri dengan kalimat "Kreditor pesta pora, rakyat semakin terbenani. Menkeu semakin ngawur."

Setelah dilacak, ternyata info tersebut berasal dari cuitan pada jam 11.24 WIB di akun twitter Pak Rizal Ramli. Tak lama, banyak media yang bertanya tentang hal ini. Bahkan sudah ada beberapa media yang langsung memberitakan cuitan tersebut.

Halaman
123
Penulis: Wahyu Ardianti Woro Seto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved