Berbackground Pengusaha, Temui 'Kupat' Wakil Bupati Pati Saiful Arifin Berbagi Tips Kembangkan Usaha

"Ekonomi monopoli sudah 'tidak berlaku', yang berlaku sekarang adalah ekonomi kolaborasi," tegas Wakil Bupati Pati Saiful Arifin.

Berbackground Pengusaha, Temui 'Kupat' Wakil Bupati Pati Saiful Arifin Berbagi Tips Kembangkan Usaha
TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Wakil Bupati Pati Saiful Arifin berfoto bersama pengurus Komunitas UMKM Pati (Kupat) usai memberikan arahan di Ruang Rapat Joyokusumo Setda Pati, Kamis (31/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mazka Hauzan Naufal

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Nama Saiful Arifin cukup akrab di telinga masyarakat di Kabupaten Pati.

Tidak sekadar dikenal karena jabatannya saat ini sebagai Wakil Bupati Pati, yang mendampingi Bupati Pati Haryanto, tetapi juga sebagai seorang pengusaha.

Sebelum masuk ke dalam struktur pemerintahan, Saiful sudah cukup banyak makan 'asam garam' di dunia bisnis tersebut. 

Adapun usaha yang menjadi fokus dirinya adalah bidang perhotelan.

Bukti konkretnya yakni The Safin Hotel, hotel tertinggi di Kabupaten Pati.

Dari beragam track record positif di dunia usaha itulah, Saiful pun dipercaya oleh Komunitas UMKM Pati (Kupat) untuk dijadikan penasehat mereka.

Saiful pun tak pelit memberikan saran, tips, maupun masukan kepada para pelaku UMKM yang berupaya merintis serta mengembangkan usaha mereka di Kabupaten Pati.

Itu terlihat saat dirinya menerima pengurus Kupat di Ruang Rapat Joyokusumo Setda Kabupaten Pati, Kamis (31/1/2019).

"Pertama, pelaku UMKM perlu percaya diri dalam membranding produknya. Produk-produk UMKM di Pati ini bagus-bagus dan bisa bersaing. Namun, umumnya secara marketing dan komunikasi branding kurang percaya diri," jelasnya.

Safin menyarankan, para pelaku UMKM untuk memperbanyak jejaring dan membangun komunikasi pasar, sehingga peluang lebih besar.

"Kemudian, jangan takut berurusan dengan bank. Syaratnya, kalau pinjam uang ke bank, jadikan itu pinjaman produktif, artinya untuk modal usaha. Hindari pinjam uang di bank untuk keperluan konsumtif. Di Pati ada Bank Jateng, BPR BKK Pati, dan Bank Daerah Pati yang siap membantu permodalan," tambahnya.

Terakhir, secara khusus Safin menekankan pentingnya sinergi antar pengusaha di Pati.

Menurutnya, semangat berkembang bersama harus diutamakan.

"Ekonomi monopoli sudah 'tidak berlaku', yang berlaku sekarang adalah ekonomi kolaborasi," tegasnya. (*)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved