Soal PD BKK Pringsurah, Inilah Tanggapan Bupati Temanggung Al Khadziq

Bupati Temanggung, M. Al Khadziq, mengatakan persoalan PD BKK Pringsurat membuat banyak pihak resah

Soal PD BKK Pringsurah, Inilah Tanggapan Bupati Temanggung Al Khadziq
yayan isro
Bupati Temangung, M Al Khadziq 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG -Bupati Temanggung, M. Al Khadziq, mengatakan persoalan PD BKK Pringsurat membuat banyak pihak resah. Utamanya, para nasabah yang mencapai hampir 9.500-an orang, serta Pemprov Jateng dan Pemkab Temanggung yang merupakan pemegang saham PD BKK Pringsurat.

"Kita sama-sama resah, sama-sama susah," katanya, Kamis (31/1).‎

Menurut dia, setidaknya ada tiga persoalan yang saat ini membelit BKK Pringsurat. "Persoalan hukum, pengembalian dana nasabah, serta keberlangsungan BKK Pringsurat ke depan," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, memastikan uang ribuan nasabah Perusahaan Daerah Badan Kredit Kecamatan (PD BKK) Pringsurat, tak akan hilang, seiring kasus mega korupsi di lembaga keuangan milik Pemprov Jateng dan Pemkab Temanggung tersebut.

Hal ini disampaikan Ganjar dalam pertemuan dengan perwakilan para nasabah di Graha Bhumi Phala, komplek Setda Temanggung, Kamis (31/1).

"Duite njenengan ora ical, kulo jamin 100 persen (duit kalian tidak akan hilang, saya jamin 100 persen, red)," tegas Ganjar, di hadapan perwakilan nasabah.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Bupati Temanggung, Al Khadziq, dan jajarannya; Dirut Bank Jateng, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dirut PD BKK Pringsurat, Kabag Perekonomian Pemprov Jateng, serta pihak terkait lainya. Juga, perwakilan Komisi C DPRD Jateng dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 3 Jateng-DIY.

Dituturkan Ganjar lebih lanjut, pengembalian uang nasabah memang tidak bisa serta merta semuanya rampung sekali waktu. Menurutnya, pengembalian akan dilaksanakan secara bertahap, dengan sistem kelompok dan juga skala prioritas.

"‎Di situ kan ada duit milik sekolahan, yayasan, kelompok tani, kas desa, PKK, dan lainnya. Nanti pengembalian dibikin skala prioritas, secara bertahap dan dikelompok-kelompokkan, jadwalnya akan dibikin oleh Dirut BKK," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: yayan isro roziki
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved