Hendi Sebut yang Remehkan Driver Ojol Adalah Orang Jadul

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan orang yabg meremehkan driver ojek online (ojol) adalah orang yang jadul.

Hendi Sebut yang Remehkan Driver Ojol Adalah Orang Jadul
ISTIMEWA
Wali Kota Semarang berfoto bersama dengan para ojek online 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Eka Yulianti Fajlin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan orang yabg meremehkan driver ojek online (ojol) adalah orang yang jadul.

Hal tersebut diucapkannya di sela - sela kegiatan nonton bareng mitra ojek online bersama Pemerintah Kota Semarang, di Bioskop XXI, DP Mall, Semarang, baru-baru ini.

"Kalau ada yang ngomong, wah kok kamu kerjanya jadi driver ojek online, sudahlah itu jadul banget", tegas Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi. di depan para pengemudi ojek online.

"Hari ini kita sepakat saja, yang penting untuk keluarga dan halal, begitu ya?" yakin Hendi, yang langsung disambut dengan riuh tepuk tangan.

Tak hanya bertemu dengan para driver ojek online di Kota Semarang, dalam kegiatan tersebut Hendi pun berkesempatan untuk berbincang dengan keluarga masing - masing mitra ojek online yang ikut serta.

Wali Kota Semarang yang juga politisi PDI Perjuangan itu pun mengaku bangga dengan perjuangan para pengemudi ojek online, yang terus semangat berusaha menghidupi keluarga.

"Dan Alhamdulillah kita bisa berbagi kebahagiaan, hari ini kita refreshing dulu, biar besok kerjanya tambah kenceng," pungkasnya.

Hari itu Hendi juga memotivasi keluarga para mitra ojek online agar tidak berkecil hati karena status sosial ekonominya hari ini.

Dirinya bahkan mengatakan tidak menutup kemungkinan nantinya ada pengemudi ojek yang bisa jadi Wali Kota, bahkan Presiden.

"Siapa yang menyangka Pak Jokowi bisa jadi presiden. Apakah Pak Jokowi anak pejabat ? Tidak ! Apakah Pak Jokowi anaknya Jendral ? Tidak ! Saya pun Alhamdulillah bukan anak pejabat, bukan anak jendral tapi bisa jadi Wali Kota. Jadi jangan berkecil hati," yakinnya.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Seamarang sendiri menyatakan akan berupaya mendukung kesejahteraan para pengemudi ojek online, melalui berbagai kebijakan.

Salah satunya dengan memberikan opsi pengiriman Surat Setoran Pajak Daerah (SSPD) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) kepada masyarakat, melalui jasa ojek online.

Hal tersebut seperti yang dikatakan oleh Kepala Bidang Pembukuan dan Pelayanan Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang, Elly Asmara.

"Salah satu yang sedang kami rintis itu, kita akan tawarkan kepada wajib pajak daerah untuk bisa menerima surat setoran melalui pengiriman ojek online. Sehingga dapat mendukung kesejahteraan rekan-rekan pengemudi ojek online," terang Elly.(*)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved