Alasan Kapolda Sumsel Usul Pemerkosa dan Pembunuh Mahasiswi UIN Dikebiri

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara geram karena kejadian serupa baru-baru ini terjadi.

Alasan Kapolda Sumsel Usul Pemerkosa dan Pembunuh Mahasiswi UIN Dikebiri
SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara 

TRIBUNJATENG.COM, PALEMBANG - Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara terlihat geram setelah mengumumkan tertangkapnya pelaku pembunuhan mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Sabtu (2/2/2019).

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara geram karena kejadian serupa baru-baru ini terjadi.

Pada kasus sebelumnya, pelaku juga melakukan pembunuhan secara sadis dengan memperkosa, mencuri, lalu membunuh korbannya.

Berapa kali Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara juga mengatakan akan menyikat para pelaku.

"Kasus mahasiswi UIN di Gelumbang Muaraenim yang kita temukan mayat hampir sama persis dengan kasus sebelumnya masih di Gelumbang juga.

Pada kasus ini almarhum bernama Fatmi Rohanayanti tercata sebagai mahasiswa UIN."

"Sungguh saya dongkol, juga prihatin dengan kasus pembunuhan sadis seperti ini," ungkap jenderal bintang dua tersebut.

Fatmi yang tercatat sebagai mahasiswa UIN Raden Fatah, Fakultas Syariah, Jurusan Hukum Keluarga Islam semester 3 tersebut, sebelum kejadian sempat mengantar Ibunya ke kebun sawit.

Namun sampai sang ibu pulang, batang hidung Fatmi tak kunjung terlihat.

Fatmi ditemukan warga sekitar pukul 15.00 pada hari Kamis (31/1/2019), dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Halaman
123
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved