Dikritik soal Jalan Tol, Jokowi: Kalau Memang Benci, Dijelaskan Kayak Apa Ya Enggak Nyambung

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo heran dengan pihak-pihak yang mengkritisi langkah pemerintah mengebut pembangunan jalan tol.

Dikritik soal Jalan Tol, Jokowi: Kalau Memang Benci, Dijelaskan Kayak Apa Ya Enggak Nyambung
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Joko Widodo (Jokowi) saat memaparkan hasil kerja selama lima tahun membangun infrastruktur di hadapan ribuan pengusaha Jawa Tengah di Hall MG Setos Semarang Jawa Tengah, Jumat (2/2/2019). Jokowi mengajak semua masyarakat, baik itu pengusaha pemerintahan untuk bersama-sama membangun Indonesia agar lebih tangguh dan hebat. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo heran dengan pihak-pihak yang mengkritisi langkah pemerintah mengebut pembangunan jalan tol.

"Silakan ada orang ngomong kepada saya, 'Pak kita enggak mau makan jalan tol'. Ya kalau enggak ngerti teori ekonomi makro sulit saya menjelaskan," kata saat menghadiri silaturahmi dengan paguyuban pengusaha Jawa Tengah, di Semarang Town Square, Semarang, Sabtu (2/2/2019).

"Atau kalau memang benci dan enggak senang, dijelaskan kayak apa ya enggak nyambung," sambung Jokowi disambut riuh para pengusaha yang hadir.

Jokowi menegaskan, dengan adanya jalan tol, maka distribusi barang hingga mobilitas orang akan menjadi lebih cepat. Hal tersebut akan berdampak langsung pada perekonomian.

Jokowi: Akhir Tahun 2019 Jalan Tol Ditambah Jadi Total 1.000 Kilometer

"Kita akan bersaing dengan negara lain, itu akan cepat sekali," tegas capres petahana ini.

Jokowi menyebut, sampai akhir tahun 2018 ini, panjang seluruh ruas tol yang dibangun pemerintah sudah mencapai 782 km.

Ia mengklaim jumlah itu sudah melampaui waktu pembangunan tol sejak 1978-2014 yang hanya 780 km.

"Akhir tahun ini, hitungan kita akan mendapatkan angka 18.54 km," kata Jokowi yang kembmali disambut riuh tepuk tangan dari pendukungnya.

Wali Kota Semarang: Kalau Tidak Mau Dukung Jokowi, Jangan Pakai Jalan Tol

Setelah jalan tol dan infrastruktur lainnya rampung, Jokowi memastikan bahwa pemerintahannya akan masuk pada pembangunan sumber daya manusia secara besar-besaran.

Turut hadir mendampingi Jokowi dalam acara tersebut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Hadir juga Anggota Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Pramono Anung, serta Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi Sebut Pengkritik Jalan Tol Tak Mengerti Ekonomi Makro"

Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved