Hendi: Polisi Telah Bentuk Tim Khusus Buru Pelaku Teror Pembakaran Mobil di Semarang

Problemnya selalu sama, yaitu satu warga dengan lainnya cuek. Ada orang yang mencurigakan di depan rumah tetangganya dinengke

Hendi: Polisi Telah Bentuk Tim Khusus Buru Pelaku Teror Pembakaran Mobil di Semarang
TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) berdialog dengan warga Pedurungan Lor, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (1/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Reza Gustav

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) bereaksi terhadap aksi misterius pembakaran mobil yang beberapa waktu terakhir ini meneror warga Semarang, Jawa Tengah.

Dirinya meminta warga untuk tidak terlalu cemas dan percaya pada kinerja Kepolisan dan Muspida dalam menangani kejadian itu.

Hendi membeberkan salah satu kemungkinan penyebab terjadinya teror pembakaran itu, saat berdialog dengan warga Pedurungan Lor, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (1/2/2019) kemarin.

“Problemnya selalu sama, yaitu satu warga dengan lainnya cuek. Ada orang yang mencurigakan di depan rumah tetangganya dinengke (dibiarkan), akhirnya pelakunya punya keleluasaan dan keberanian.”

“(Pelaku) langsung bakar botol dan melemparnya ke rumah atau mobil,” ujarnya.

Hendi mengimbau warga agar tidak khawatir karena pihaknya dengan Muspida telah membentuk tim dari kepolisian, khusus memantau pergerakan di kampung-kampung yang rawan pembakaran.

Namun, lanjutnya, karena timnya tidak sebanyak jumlah perumahan di Kota Semarang, maka dirinya meminta warga membantu tim dari Kepolisian untuk perlu ikut terlibat secara lebih aktif.

“Setelah lihat di filmnya (CCTV), ternyata pelakunya hanya satu orang. Kalau ibaratnya warga kompak, sekampung yang ronda ada sepuluh orang, kira-kira satu lawan sepuluh menang siapa?” sambung Hendi.

“Maka, harus mantep, harus yakin, lingkungan ini yang bisa memperbaiki kita sendiri. Jadi warga harapannya bisa membantu Polisi untuk ungkap pelakunya,” pungkasnya. (*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved