Waspada Serangan DB di Kota Semarang, Meningkat Tiga Kali Lipat

Dari data bulanan yakni Januari, hingga Senin (28/1/2019), ada sejumlah 55 kasus DB, terjadi peningkatan dari kasus yang terjadi pada Desember 2018 la

Waspada Serangan DB di Kota Semarang, Meningkat Tiga Kali Lipat
Tribun Jateng/ Saiful Ma'sum
Susana pintu masuk ruang pemeriksaan di Puskesmas Ngaliyan Semarang, Sabtu (2/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Saiful Ma'sum

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tingginya intensitas hujan pada Januari-Februari 2019, membuat angka kasus penyakit Demam Berdarah (DB) di Kota Semarang semakin meningkat.

Dari data bulanan yakni Januari, hingga Senin (28/1/2019), ada sejumlah 55 kasus DB, terjadi peningkatan dari kasus yang terjadi pada Desember 2018 lalu. 

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Widoyono, Sabtu (2/2/2019).

"Desember hanya ada 14 kasus saja, di Januari ini meningkat lebih tiga kali lipatnya," terang Widoyono.

Meningkatnya kasus DB di Kota Semarang terjadi di 5 kecamatan. Antaralain Kecamatan Gajahmungkur, Candisari, Banyumanik, Ngaliyan, dan Mijen.

"Kami akan upayakan terus agar kasus bisa ditekan, tidak hanya 5 kecamatan tersebut saja, melainkan seluruh Kota Semarang salah satunya gencar melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui 3M," jelas Widoyono.

Kepala Puskesmas Ngaliyan Semarang, Indah Widiastuti mengatakan, meningkatnya kasus penderita DB pada Januari ini memang dirasakan oleh pihaknya.

Meski pihaknya belum mendata keseleruhan hingga akhir Januari, Indah mengaku akan lebih intensif menekan pertumbuhan kasus DB.

"Progamnya ada Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), PSN setiap jumat, PJR, dan Siswa Cari Jentik (Sicentik)," terang Indah.

Halaman
12
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved