Teror Kain Api di Tambakaji Semarang Pagi Ini, Ace Mengira Suara Rintik Hujan

Korban aksi pembakaran kendaraan di Tambak Aji, Ngaliyan, Kota Semarang, Ace Sutrisno, mengaku awalnya mengira suara "kretek kretek" itu hujan

Teror Kain Api di Tambakaji Semarang Pagi Ini, Ace Mengira Suara Rintik Hujan
TRIBUN JATENG/RADLIS M
Dua motor hangus terbakar akibat teror kain api di di Kelurahan Tambakaji, RT 3 RW 13, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Minggu (3/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Korban aksi pembakaran kendaraan di Tambak Aji, Ngaliyan, Kota Semarang, Ace Sutrisno, mengaku awalnya mengira suara itu berasal dari suara rintik air hujan yang mengenai atap rumah.

"Awalnya suara kretek kretek dikira hujan. Tapi begitu cek di depan rumah tidak ada hujan. Ternyata di belakang sudah kebakaran," kata Azis di lokasi, Minggu (3/2/2019).

Lantaran api yang cukup besar, ditambah pagar garasi motor di bagian belakang rumah terkunci gembok, warga cukup kesulitan membantu memadamkan api.

"Itu pintu pagarnya digembok. Mau dibuka tidak bisa karena terlalu dekat dengan api. Akhirnya dijebol saja," katanya.

BREAKING NEWS: Teror Kain Api Rambah Tambakaji Semarang, Dua Motor Hangus Terbakar di Garasi

Dua sepeda motor yang terparkir di garasi belakang rumah hangus terbakar.

Tak hanya itu, besarnya api juga membuat mesin cuci meleleh dan lemari peralatan dapur ikut hangus terbakar.

"Motor Beat sama motor bebek satu. Hangus semua termasuk mesin cuci dan lemari," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pembakaran kendaraan kembali terjadi di Kota Semarang, Minggu (3/2/2019).

Kali ini, pelaku menyasar dua sepeda motor di Tambak Aji RT 3 RW 13, Ngaliyan, Kota Semarang.

Halaman
12
Penulis: muh radlis
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved