Kapolres Pekalongan Pertemukan Keluarga Korban dan Pelaku, Kasus Penganiayaan SMP NU Pajomblangan

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan memanggil siswa pelaku yang diduga melakukan tindak pengeroyokan di Musala SMP NU Pajomblangan.

Kapolres Pekalongan Pertemukan Keluarga Korban dan Pelaku, Kasus Penganiayaan SMP NU Pajomblangan
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Senin (4/2/2019), Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan memanggil siswa pelaku yang diduga melakukan tindak pengeroyokan di Musala SMP NU Pajomblangan, Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan. Mereka juga dipertemukan dengan keluarga korban. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Senin (4/2/2019), Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan memanggil siswa pelaku yang diduga melakukan tindak pengeroyokan di Musala SMP NU Pajomblangan, Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan.

Dituturkannya, setelah keluarga korban dimintai keterangan, kini keluarga dan pelaku didatangkan.

“Kami mendatangkan pelaku dan keluarganya untuk dimintai keterangan, dari 7 pelaku, hanya 5 orang yang datang ke Polres,” paparnya di Mapolres Pekalongan.

Dalam pemeriksaan, AKBP Wawan berpedoman pada Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2012 Pasal 170 KUHP.

“Kami akan pertemukan keluarga pelaku dan korban. Namun proses hukum tetap berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Langkah hukum adalah langkah terakhir yang ditempuh, jika memang tidak ada titik temu,” katanya.

Selain pelaku, penyebar video penganiayaan juga akan diperiksa.

“Penyebar video tersebut juga akan kami periksa, terkait kasus kekerasan kali ini kami tetap akan melakukan mediasi jika ada solusi terbaik, akan kami ambil,” tambahnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved