Promoter Polda Jateng

Polwan Cantik Polres Karanganyar Lakukan Patroli di Media Sosial, Bripda Ririn: 24 Jam Dipantau

Selain selain Pileg dan Pilpres di bulan April, juga ada 144 desa yang melaksanakan Pilkades serentak pada Februari ini.

Polwan Cantik Polres Karanganyar Lakukan Patroli di Media Sosial, Bripda Ririn: 24 Jam Dipantau
Humas Polres Karanganyar
Polwan Polres Karanganyar melakukan patroli di media sosial. Kapolres Karangnyar, AKBP Catur Gatot Efendi mengatakan, pihaknya sudah melakukan patroli cyber sejak tiga tahun lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Tahun 2019 ini jadi merupakan tahun yang sibuk bagi Polres Karanganyar.

Selain selain Pileg dan Pilpres di bulan April, juga ada 144 desa yang melaksanakan Pilkades serentak pada Februari ini.

Oleh karena itu, selain menjaga kamtibmas secara nyata, Polres Karanganyar juga melaksanakan patroli media sosial untuk menjaga kamtibmas di dunia maya.

Bripda Sufiana dan Bripda Ririn, polisi wanita dari Polres Karanganyar ini adalah dua Polwan yang tergabung dalam tim patroli media sosial Polres Karanganyar yang rutin memantau situasi di media sosial, khususnya di wilayah Karanganyar.

"Selama 24 jam tim kami selalu memantau postingan-postingan di media sosial khususnya Facebook."

"Baik postingan warga maupun postingan di dalam grup-grup warga, seperti Info Cegatan Karanganyar, Info Warga Karanganyar, dan Info Wong Karanganyar," kata Bripda Sufiana di ruang Humas Polres Karanganyar, Minggu (3/2/2019).

"Nanti postingan yang mulai muncul provokasi, rusuh, atau kami analisa bisa menimbulkan permasalahan di grup, kami sarankan kepada admin grup agar ditutup kolom komentar dan diberikan penjelasan kenapa kolom komentar ditutup," tambah Bripda Ririn.

Tim patroli yang berjumlah 9 personel itu selain patroli menggunakan media sosial juga melaksanakan patroli menggunakan Intelligence Media Management (IMM) dalam memantau situasi di media sosial.

Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi,SIK,MH juga menerangkan tim sudah 3 tahun terbentuk.

Oleh karena itu informasi hasil patroli media sosial sudah menjadi analisa dan evaluasi bagi pimpinan untuk mengambil keputusan dan kebijakan.

"Di zaman yang sudah digital sekarang ini, kecenderungan masyarakat untuk berkampanye melalui media sosial semakin tinggi, jadi itu harus benar-benar kami atensi."

"Oleh karena itu terus saya dorong agar tim ini bisa bekerja dengan optimal dan nanti segala informasi langsung dilaporkan," jelas Kapolres.

Di sisi lain, Kapolres juga mengimbau agar masyarakat menggunakan media sosial dengan bijak.

"Hindari provokasi, penyebaran berita hoax, dan ujaran-ujaran kebencian, apalagi sampai menyangkut SARA karena nanti pasti ada konsekuensinya," tegas dia. (*)

Penulis: galih pujo asmoro
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved