Purbalingga Diguncang Gempa Dua Kali, BPBD : Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah darat di sebelah timur laut Kabupaten Purbalingga, Senin (4/2).

Purbalingga Diguncang Gempa Dua Kali, BPBD : Belum Ada Laporan Kerusakan
Net
Ilustrasi Gempa Bumi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah darat di sebelah timur laut Kabupaten Purbalingga, Senin (4/2). Gempa dilaporkan mengguncang sebanyak dua kali.

Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara Setyoajie Prayoedhie mengatakan, gempa pertama terjadi pada pukul 09:42:21 WIB dengan magnitude 2.5 SR, berpusat di 7.23 LS - 109.46 BT, atau 9 kilometer Timur Laut Purbalingga pada kedalaman 18 kilometer.

Adapun gempa kedua terjadi pada pukul 12:44:48 WIB dengan magnitude 2.3 SR, berpusat di 7.20 LS - 109.49 BT, 13 kilometer Timur Laut Purbalingga pada kedalaman 18 kilometer.

Secara umum, jelas dia, kedua gempa yang terjadi masuk kategori gempa bumi mikro (M<3).

Jika ditinjau dari lokasi dan kedalaman hiposenternya, gempa itu termasuk gempabumi dangkal.

Gempabumi diakibatkan oleh aktivitas sesar lokal yang belum teridentifikasi.

"Belum masuk katalog peta gempa nasional 2017,"katanya

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Purbalingga Muhsoni mengatakan, sampai sore ini, BPBD belum menerima laporan adanya masyarakat yang merasakan getaran gempa itu.

Pihaknya juga belum mendapati adanya laporan kerusakan akibat guncangan gempa.

"Sampai sore ini belum ada laporan masyarakat yang merasakan,"katanya

Meski tak dirasakan, gempa yang mengguncang timur laut Purbalingga ini cukup mengagetkan. Pasalnya, wilayah ini relatif jarang diguncang gempa.

Selama bertugas di BPBD Purbalingga, Muhsoni mengaku belum pernah mendapati laporan kejadian gempa tektonik lokal.

Kalaupun masyarakat pernah merasakan gempa di Purbalingga, kata Soni, gempa itu pusatnya berada di luar atau jauh dari Kabupaten Purbalingga. Bukan gempa akibat aktivitas sesar lokal.

Menurut BMKG, gempa yang mengguncang timur laut Purbalingga kali ini memang disebabkan oleh aktivitas sesar lokal yang belum teridentifikasi.

"Selama saya di sini belum pernah terjadi. Kalaupun warga pernah rasakan gempa, itu gempa ikutan, pusatnya di luar daerah," katanya.(*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved