Stadion Maguwoharjo Sleman Dipastikan Jadi Home Base Persis Solo

Sekjen Persis Solo, Dedi M Lawe memastikan Stadion Maguwoharjo Sleman, menjadi home base sementara Laskar Sambernyowo.

Stadion Maguwoharjo Sleman Dipastikan Jadi Home Base Persis Solo
TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO
Sekjen Persis Solo, Dedi M Lawe memberikan kepastian pemilihan stadion sebagai home base tim mereka, Selasa (5/2/2019), di Mess Persis Solo. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Sekjen Persis Solo, Dedi M Lawe memastikan Stadion Maguwoharjo Sleman, menjadi home base sementara Laskar Sambernyowo.

Dia beralasan, Stadion Maguwoharjo yang berada di Kabupaten Sleman Yogyakarta itu dipilih karena memiliki daya tampung yang besar.

"Karena kapasitas yang sangat besar. Kami butuh stadion yang berdaya tampung banyak. Yang sebesar itu hanya Madiun Jawa Timur dan Maguwoharjo Sleman Yogyakarta," ucapnya saat jumpa pers di Mess Persis Solo, Selasa (5/2/2019).

Selain itu, Dedi menyebut ada hubungan baik antara pemilik klub dan suporter Sleman dengan pihak Persis Solo.

"Karena pemilik klub Sleman naik ke Liga 1. Kemudian, hubungan dengan suporter Sleman, Alhamdulillah juga terjalin baik," sambungnya.

Dedi membeberkan, pihaknya sempat mengunjungi sejumlah stadion yang cocok dijadikan home base.

Seperti stadion di Bekasi Jawa Barat, Sleman Yogyakarta, Klaten, dan Sragen.

"Selain yang sudah ada, tentu Stadion Sriwedari dan Stadion Wilis. Kami incar, tetapi kami sendiri belum datang ke Magelang,"ucapnya.

Terkait mess, Dedi mengatakan pihaknya sudah memilih Surakarta.

Menurutnya, pemilihan Mess Persis di Surakarta memudahkan mobilitas pemain.

"Untuk mess Persis tetap di Surakarta. Jadi nanti kami ke sana tinggal menggunakan bus. Untuk latihan kami gunakan saranan stadion sekitar Surakarta, seperti tahun lalu. Latihan di Stadion Sriwedari," tuturnya.

Penggunaan Stadion Maguwoharjo, lanjut Dedi, mulai 2019 hingga proses revitalisasi Stadion Manahan Surakarta usai.

Menurut dia, Stadion Manahan belum bisa digunakan secara maksimal ketika dalam proses perbaikan.

"Dengar kabar dari pak wali (Wali Kota Solo) itu sekitar akhir September atau awal Oktober 2019, selesai revitalisasi. Mudah-mudahan itu bisa terealisasi dan bisa pindah lagi ke Manahan," kata Dedi. (*)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved