Antisipasi Demam Berdarah, SMPN 1 Jatibarang Brebes Latih Siswa Jadi Pemantau Jentik Nyamuk

SMP Negeri 1 Jatibarang Kabupaten Brebes melatih siswanya menjadi pemantau jentik nyamuk dalam program siswa pemantau jentik (Sipentik).

Antisipasi Demam Berdarah, SMPN 1 Jatibarang Brebes Latih Siswa Jadi Pemantau Jentik Nyamuk
Istimewa
Siswa SMPN 1 Jatibarang menunjukan jentik nyamuk yang ditemukan saat praktek Siswa Pemantau Jentik (Sipentik), Rabu (6/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - SMP Negeri 1 Jatibarang Kabupaten Brebes melatih siswanya menjadi pemantau jentik nyamuk dalam program siswa pemantau jentik (Sipentik).

Program tersebut digelar untuk mencegah penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang semakin meluas.

Kepala SMPN 1 Jatibarang, Sri Yuliati mengatakan, penerapan program Sipetik pada sekolahnya karena didasari keprihatinan pada wabah DBD di Brebes.

Dari data yang ada, banyak penderita DBD merupakan pelajar.

Ia mengatakan, sangat dimungkinkan jika pelajar terkena DBD maka mereka digigit nyamuk di saat berada di lingkungan sekolah.

Meskipun tidak menutup kemungkinan gigitan nyamuk terjadi di lingkungan rumah tempat tinggal.

Berawal Orangtua Tak Membelikan Gitar, Oox Buat Gitar Sendiri, Balawan dan Stevi Item Turut Memesan

"Kami sebagai pendidik sangat prihatin dan terketuk dengan masalah demam berdarah. Apalagi sebagian besar yang terkena adalah pelajar baik SD maupun SMP. Jadi kami tekankan agar siswa mengenali jentik nyamuk dan tempat tempat yang sering dijadikan sarangnya," Kata Yuliati, Rabu (6/2/2019).

Yuliati menerangkan, pengetahuan yang diperoleh dari program Sipentik akan diimplementasikan para siswa di sekolahan.

Selain itu, para siswa juga diminta untuk melakukannya di lingkungan rumah.

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved