Baznas Kabupaten Semarang Sumbang Rp 282.359.600 Untuk Pembangunan Masjid di Palu dan Donggala

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Semarang menyumbang Rp 282.359.600 untuk pembangunan masjid di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Baznas Kabupaten Semarang Sumbang Rp 282.359.600 Untuk Pembangunan Masjid di Palu dan Donggala
TRIBUN JATENG/AMANDA RIZQYANA
Bupati Semarang, Mundjirin menyerahkan bantuan Rp 282.359.600 kepada Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah untuk pembangunan mesjid di Palu dan Donggala, Sulawesi Tenggara pada Rabu (6/2/2019) di Kantor Baznas Kabupaten Semarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Amanda Rizqyana

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Semarang menyumbang Rp 282.359.600 untuk pembangunan masjid di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di Kantor Baznas Kabupaten Semarang antara Bupati Semarang, Mundjirin dengan Wakil Ketua Baznas Jawa Tengah, Muhammad Zein Yusuf pada Rabu (6/2/2019) siang.

Zein mengatakan, bantuan tersebut terkumpul dari dana infaq salat Jumat.

Pengumpulan dana infaq salat Jumat dilakukan sebagai program dari Baznas Jawa Tengah untuk pembangunan masjid di Palu dan Donggala akibat gempa bumi dan tsunami yang terjadi September 2018.

"Baznas bersama Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Dewan Mesjid Indonesia, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) melakukan penggalangan dana berdasarkan surat edaran dari Baznas Provinsi Jawa Tengah," terang Zein.

Berawal Orangtua Tak Membelikan Gitar, Oox Buat Gitar Sendiri, Balawan dan Stevi Item Turut Memesan

Melalui sumbangan tersebut, pihaknya berencana membangun delapan mesjid di Palu dan Donggala dengan biaya Rp 800 juta-Rp 1 milyar untuk setiap mesjidnya.

Sebelumnya telah dilakukan pengumpulan infaq oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo beberapa waktu lalu.

Pengumpulan kali ini merupakan tahap kedua dan diharapkan dana yang terkumpul dapat digunakan untuk mewujudkan cita-cita Baznas Jawa Tengah.

"Sumbangan dari Baznas Kabupaten Semarang cukup besar dan ppengelolaan dana ini sesuai dengan ketentuan zakat, infaq, dan sodaqoh yang diantaranya juga dignakan sebagai bantuan biaya pendidikan bagi siswa kurang mampu dan penguatan modal usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)," terangnya.

Kali ini pihaknya tengah menggagas kerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Tengah untuk mewujudkan lembaga pembiayaan untuk penguatan UMKM bernama Baznas Mikro Finance.

Mahasiswi Unika Soegijapranata Semarang Lakukan KKN di Mentawai Sumbar Pasca Gempa dan Tsunami

Pada kesempatan yang sama, Mundjirin juga menyerahkan bantuan beasiswa Baznas Kabupaten Semarang kepada sejumlah siswa kurang mampu. Total bantuan yang diberikan sebesar Rp 11 juta.

Selain itu, diserahkan pula bantuan penguatan UMKM. Mundjirin mengarakan Baznas merupakan lembaga yang berpartisipasi dalam membantu memberdayakan ekonomi kerakyatan melalui penguatan modal.

"Baznas merupakan lembaga yang dapat membantu memberdayakan ekonomi kerakyatan lewat bantuan penguatan modal seperti yang diberikan saat ini," pungkas Mundjirin. (*)

Penulis: amanda rizqyana
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved