Musnahkan Puluhan Ribu Obat Terlarang dan Narkotika, Kejari Batang: Itu Masih Tahap Pertama

Kejari Batang memusnahkan puluhan ribu obat-obatan terlarang dari hasil barang bukti 30 perkara tindak pidana umum yang telah memperoleh hukum tetap.

Musnahkan Puluhan Ribu Obat Terlarang dan Narkotika, Kejari Batang: Itu Masih Tahap Pertama
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Pemusnahan barang bukti puluhan ribu obat terlarang dan narkotika di halaman Kantor Kejari dengan disaksikan Perwakilan Polres Batang dan BNNK Batang, Kamis (7/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Batang memusnahkan puluhan ribu obat-obatan terlarang dari hasil barang bukti 30 perkara tindak pidana umum yang telah memperoleh hukum tetap (Inkrah).

Pemusnahan tersebut dilakukan di halaman Kantor Kejari disaksikan Perwakilan Polres Batang dan BNNK Batang, Kamis (7/2/2019).

Adapun barang bukti yang dimusnahkan di antaranya dextro 951 butir, Hexymer 5.722 butir, Double L 3.860, berlogo Y 153 butir, dan Tramadol 24.000 butir.

Selain itu ratusan bungkus obat tanpa izin dari BPOM berupa obat kuat dan obat Gigi juga ikut dimusnahkan.

Hari Nur Yulianto: PSIS Semarang Siap Tampil All Out di Leg 2 Piala Indonesia Lawan Persibat Batang

"Dari 30 kasus tersebut, terdapat 39 tersangka. Mereka terjerat undang-undang narkotika dan kesehatan dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun," terang Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Batang, Eka Rose.

Dikatakan Rose, dari 30 kasus itu terdiri dari 27 kasus tersangkut obat-obatan terlarang, sedangkan tiga kasus lainnya tersangkut narkotika.

Dari tersangka narkotika diamankan juga empat paket ganja kering seberat 0,1 gram, 5 linting tembakau gorila seberat 1 gram dan 10,294 gram sabu.

"Barang bukti narkotika juga sekaligus kami musnahkan. Pemusnahan ini merupakan tahap pertama tahun 2019, kemungkinan bakal ada pemusnahan tahap kedua yang bakal dilaksanakan akhir tahun ini," ujarnya.

Bagian Pemberantasan BNN Kabupaten Batang, Pita mengatakan, kasus narkotika di wilayah Kabupaten Batang saat ini sudah cukup mengkhawatirkan.

Untuk itu, pihaknya meminta semua pihak bersinergi untuk memberantas peredaran narkotika.

"Kami dari BNNK Batang terus berkomitmen memberantas peredaran Narkotika dengan mengajak partisipasi semua stakeholders untuk ikut terlibat," pungkasnya. (*)

Penulis: dina indriani
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved