‎Nasyifa Kaget Deposito Ratusan Juta Miliknya di PD BKK Pringsurat Raib, Tak Tercatat dalam Sistem

Nasabah Perusahaan Daerah Badan Kredit Kecamatan (PD BKK) Pringsurat kaget dan syok saat mengetahui sebagian besar saldo depositonya raib.

‎Nasyifa Kaget Deposito Ratusan Juta Miliknya di PD BKK Pringsurat Raib, Tak Tercatat dalam Sistem
TRIBUN JATENG/YAYAN ISRO ROZIKI
Nasabah PD BKK Pringsurat melihat daftar pengumuman, siapa-siapa nasabah yang mendapat giliran pengembalian. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seorang nasabah Perusahaan Daerah Badan Kredit Kecamatan (PD BKK) Pringsurat, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Nasyifatur Rahmayati, kaget dan syok saat mengetahui sebagian besar saldo depositonya raib, tak tercatat dalam sistem lembaga keuangan pelat merah itu.

Padahal, ia merasa sama sekali belum pernah melakukan penarikan dari deposito yang dimiliknya.

"Saya heran, sangat kaget, ketika mengetahui sebagian besar saldo deposito hilang tak tercatat dalam sistem,"‎ kata Nasyifatur, kepada Tribun Jateng, Kamis (7/2/2019).

28 Orang di Temanggung Positif DBD Selama Januari 2019

Nasyifatur menambahkan berdasarkan hitungannya, total saldo deposito miliknya di PD BKK Pringsurat sebesar Rp465 juta‎.

Namun, saat melakukan pengecekan, ia kaget mendapati saldo deposito yang tercatat dalam sistem BKK Pringsurat tak sama dengan perhitungannya.

"‎Tahunya saldo saya berkurang banyak ya saat pas ramai-ramai mau kolaps itu. Saya cek, katanya deposito saya sudah diambil dalam beberapa kesempatan sebelumnya, jelas saya kaget, wong sama sekali gak pernah ambil," urainya.

Disampaikan lebih lanjut, ia mulai mempunyai rekening deposito di BKK Pringsurat sejak sekitrar 2008 silam.

Seiring berjalannya waktu, ia secara berkala menambah saldo deposito miliknya, hingga total terhitung Rp465 juta.

Menurutnya, dari total uang sebesar itu, yang masih tercatat dalam sistem lembaga keuangan itu hanya sebesar Rp113 juta. Sementara sisanya Rp352 juta raib entah ke mana.

"Semua bukti bahwa deposito saya memang segitu masih ada, bilyetnya masih saya pegang," ujar warga Kecamatan Selopampang itu.‎

Puluhan Stiker dan Leaflet Caleg DPD RI Ditemukan di BKK Pringsurat, Ini Upaya Bawaslu Temanggung

Diakui, ia sudah melaporkan perkara ini kepada Direktur Utama (Dirut) BKK Pringsurat saat ini, Supriyadi.

Menurut dia, berdasarkan penuturan Dirut, pihak manajemen‎ juga akan turut menyelesaikan persoalan tersebut.

"Saya gak mau tahu penyelesainnya seperti apa, itu urusan mereka. Yang terpenting, uang saya bisa kembali, saya masih menunggu kabar selanjutnya," ucap dia. (*)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved