Polisi Ungkap Penyelundupan Ratusan Burung Langka Endemik Papua-Maluku, 19 Ekor Ditemukan Mati

Tim gabungan dari Ditpolair Polda Jatim dan BBKSDA telah menyita ratusan ekor burung langka yang dilindungi pada Rabu (6/2/2019) kemarin.

Polisi Ungkap Penyelundupan Ratusan Burung Langka Endemik Papua-Maluku, 19 Ekor Ditemukan Mati
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Ditpolair Polda Jatim dan BBKSDA menunjukkan burung yang mati usai disimpan di pipa paralon yang dimodifikasi dua pelaku, Rabu (6/2/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SURABAYA - Tim gabungan dari Ditpolair Polda Jatim dan BBKSDA telah menyita ratusan ekor burung langka yang dilindungi pada Rabu (6/2/2019) kemarin.

Burung langka yang dilindungi tersebut diselundupkan oleh pelaku yakni P warga Nganjuk, Jatim, dan E, warga Sidoarjo, Jatim. 

Terdapat ratusan burung yang disembunyikan dalam pipa paralon. Sejumlah 19 ekor burung langka didapati telah mati.

Jenis burung yang diselundupkan beragam. P dan E juga mematok harga yang berbeda pada setiap jenis burung tersebut.

Kasi Gakkum Ditpolair Polda Jatim, AKBP Darman mengatakan, penangkapan terhadap dua pelaku penyelundupan burung langka tersebut berdasar dari informasi masyarakat.

"Informasi yang kami peroleh dan BBKSDA menyebutkan, akan ada pengiriman satwa langka dari Papua menggunakan Kapal Motor (KM) penumpang Sinabung," jelasnya, Kamis (7/2/2019).

Dari informasi tersebut juga diketahui bahwa tujuan kapal tersebut dari Makassar menuju Surabaya.

Bermula dari informasi itu lah, selanjutnya tim gabungan, langsung menggeledah satu per satu penumpang di kapal saat bersandar di Dermaga Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jatim pada Rabu (6/2/2019) pagi.

"Penangkapan penyelundupan burung langka yang dilindungi terjadi kemarin pagi saat anggota kami melakukan pemeriksaan di KM Sinabung, kami menemukan sekitar 106 burung endemik Papua Maluku," ujar AKBP Darman, Kamis (7/2/2019).

Darman menambahkan, mulanya personel tim gabungan memeriksa satu per satu kamar penumpang.

Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved