Rayakan Imlek, Pemkab Pekalongan Kolaborasikan Wayang Kulit dan Barongsai

Peringati Hari Raya Imlek 2570 Pemkab Pekalongan kolaborasikan wayang kulit dan barongsai di International Batik Center (IBC) Kecamatan Wiradesa.

Rayakan Imlek, Pemkab Pekalongan Kolaborasikan Wayang Kulit dan Barongsai
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Kolaborasi barongsai dan wayang kulit di International Batik Center (IBC) Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan, Sabtu (9/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Peringati Hari Raya Imlek 2570 Pemkab Pekalongan kolaborasikan wayang kulit dan barongsai.

Dua kesenian tersebut digelar di International Batik Center (IBC) Kecamatan Wiradesa.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi yang hadir dalam acara menerangkan, kolaborasi dua kebudayaan sengaja dipertunjukan.

“Dalam merayakan Hari Raya Imlek kali ini kami sengaja mengkolaborasikan antara kebudayaan Jawa dan Tionghoa,” katanya, Sabtu (9/2/2019).

Festival Durian Lolong Jadi Ajang Berbagi saat Panen Raya di Pekalongan

Perpaduan wayang kulit dan barongsai dipaparkan Asip sebagai gambaran keharmonisan masyarakat Kabupaten Pekalongan.

“Masyarakat Kabupaten Pekalongan terkenal dengan keramahan, walaupun berbeda kebudayaan tapi tetap bisa melebur menjadi satu,” jelasnya.

Di Tahun Baru Imlek Asip berharap masyarakat tetap harmonisasi baik antar sesama dan alam.

“Dengan harmonisasi Kabupaten Pekalongan akan semakin baik,” imbuhnya.

Pihaknya menambahkan, tahun ini Pemkab Pekalongan tengah membangun krematorium yang terletak di Desa Gejlik Kecamatan Kajen.

“Selain krematorium, Pemkab juga akan memfasilitasi tempat pemakaman yang representatif bagi warga Tionghoa. Pemakaman tersebut ditempatkan di dekat krematorium yang kini dalam proses pembangunan,” tambahnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved