MIRIS! Tak Mampu Beli Tiket Pesawat, Keluarga Ini Terpaksa Jalan Kaki Gotong Jenazah Sejauh 60 Km

Sebuah keluarga di Luwu Utara, Sulawesi Selatan, harus rela berjalan jauh demi menguburkan anggota keluarganya.

MIRIS! Tak Mampu Beli Tiket Pesawat, Keluarga Ini Terpaksa Jalan Kaki Gotong Jenazah Sejauh 60 Km
youtube
Tiket Pesawat Mahal, Keluarga Terpaksa Jalan Kaki Sembari Menggotong Jenazah Sejauh 60 Km

TRIBUNJATENG.COM -- Sebuah keluarga di Luwu Utara, Sulawesi Selatan, harus rela berjalan jauh demi menguburkan anggota keluarganya.

Mereka rela menggotong jenazah dan berjalan sejauh 60 km untuk menuju kampung mereka.

Mengutip dari grid.id, Selasa (12/2) jenazah diketahui bernama Razi Tantah yang meninggal di RSU Andi Djemma Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Untuk membawa jenazah Razi pulang ke rumah duka secara cepat di Kecamatan Rampi yang memang masih terisolir, haruslah menggunakan pesawat perintis.

Sosok Grace Natalie: Awal Karir Jurnalis, Masuk Politik hingga Istri Seorang CEO

Namun disebutkan harga tiket pesawat perintis untuk mengangkut jenazah mencapai Rp 50 juta.

Hanya ada dua akses menuju kecamatan Rampi dari Masamba, yakni menggunakan pesawat dan motor modifikasi untuk menyusuri jalan setapak yang ekstrim.

Tak mampu membeli tiket pesawat yang kelewat mahal tersebut, keluarga akhirnya sepakat menggotong saja jenazah dan berjalan kaki sejauh 60 km.

Padahal medan jalan di sana masih berlumpur dengan tebing-tebing curamnya.

Kenalkan Sejarah Kepolisian, Polres Salatiga Pajang Sepeda Polisi Zaman Hindia-Belanda

Belum lagi mereka juga harus menerobos hutan untuk mencapai tempat yang dimaksud.

Sebelum digotong, jenazah Razi diantarkan menggunakan mobil ambulans dari Masamba Kabupaten Luwu Utara menuju desa terakhir, Desa Badangakia, Lore Selatan, Poso. Sulawesi Tengah.

Lantas dari desa terakhir itulah jenazah mulai digotong menggunakan kayu sebagai penyangganya.

Kini jenazah sudah dimakamkan di TPU Kecamatan Rampi.

Kejadian yang terjadi pada Minggu (10/2) ini sempat viral di akun media sosial. (*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved