Bawaslu Sragen: Ukuran Surat Suara Lebih Besar Dibanding Kotak Suara Bisa Jadi Faktor Rawan

Ketua Bawaslu Sragen ukuran surat suara menyulitkan pemilih yang sudah tua dan bisa menimbulkan kerawanan apalagi ukuran kotak suara yang lebih kecil

Bawaslu Sragen: Ukuran Surat Suara Lebih Besar Dibanding Kotak Suara Bisa Jadi Faktor Rawan
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Ketua Bawaslu Kabupaten Sragan, Dwi Budhi Prasetyo 

Bawaslu juga akan mengawasi dan mengawal pengiriman logistik ke setiap TPS.

Dwi mengimbau setiap logistik tersebut jangan sampai tertukar dengan derah pemilih lain.

"Jika tertukar akan menghambat proses pemungutan suara, jelasnya.

Gudang logistik di setiap kecamatan, dipaparkan Dwi, juga akan dilakukan pengawasan.

Perihal pengawas TPS yang sedang melakukan rekrutmen, Dwi mengaku peminat dan antusias masyarakat sangat tinggi.

"Tiga hari pascapengumpulan berkas ada yang kuotanya sudah melebihi, namun ada juga yang belum mendaftar," ujarnya.

Pengawas pemilu ialah hal baru dan belum ada di pemilu 2014 lalu.

Dia menyampaikan pengawas TPS bisa diambilkan dari desa lain jika memang tidak ada yang mendaftar.

"Semua bisa menjadi pengawas, pengawas tidak harus berdomisili di daerah tersebut," ujarnya.

Aksi Bripda F yang Bubarkan Balapan Liar di Sragen Malah Berujung Disidang Propam

Dwi menghimbau kepada masyarakat jika ada pelanggaran-pelanggaran dalam pemilu untuk melaporkan ke Bawaslu.

Halaman
123
Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved