Bawaslu Kabupaten Semarang Persilakan Parpol atau Caleg Ambil APK yang Ditertibkan Tim Gabungan

Sejumlah partai politik di Kabupaten Semarang mulai mengambil alat peraga kampanye (APK) hasil penertiban di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Bawaslu Kabupaten Semarang Persilakan Parpol atau Caleg Ambil APK yang Ditertibkan Tim Gabungan
TRIBUN JATENG/AMANDA RIZQYANA
Sejumlah partai politik di Kabupaten Semarang mulai mengambil alat peraga kampanye (APK) hasil penertiban di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten di Jalan Purnakarya Raya Gedanganak, Ungaran Timur pada Jumat (15/2/2019) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Sejumlah partai politik di Kabupaten Semarang mulai mengambil alat peraga kampanye (APK) hasil penertiban di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Jalan Purnakarya Raya Gedanganak, Ungaran Timur pada Jumat (15/2/2019) siang.

APK yang berhasil ditertibkan oleh tim gabungan Bawaslu, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan (Dishub) Polres Semarang, dan KPU Kabupaten Semarang mencapai 3.180 buah.

Jumlah tersebut meliputi 297 buah baliho, 304 pamflet spanduk, 1.001 buah banner, 144 buah pamflet, 9 buah stiker, dan 2.055 buah bendera.

Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Kabupaten Semarang, Syahrul Munir mengatakan, APK hasil penertiban bisa diambil oleh peserta pemilu atau orang yang diberi mandat resmi oleh peserta pemilu dan bersedia menandatangani berita acara.

"Dalam berita acara tersebut ada kesanggupan peserta pemilu untuk memasang kembali APK tersebut di lokasi yang diperbolehkan di Peraturan Bupati Semarang Nomor 57 Tahun 2018 tentang lokasi kampanye dan pemasangan APK," kata Munir.

Masih Ada Ribuan Pemasangan APK Salahi Aturan, Bawaslu Kabupaten Semarang Tertibkan 3.810 APK

Pada Jumat (15/2/2019) siang, tercatat dua partai politik sudah mendatangi kantor Bawaslu untuk mengambil APK, yakni PDI Perjuangan dan Perindo.

Mereka membongkar tumpukan APK dan memilah APK milik mereka sendiri.

Selain di Kantor Bawaslu Kabupaten Semarang, kata Munir, APK hasil penertiban juga bisa diambil di sekretariat Panwascam di 19 kecamatan.

Berdasarlkan catatan Bawaslu, APK yang melanggar tersebut kebanyakan dipasang di pagar pembatas jalan raya, rambu lalu lintas, tiang telepon, tiang listrik dan pohon turus jalan serta median jalan.

Selain itu, di sejumlah jalan protokol, yakni jalan raya dari Ungaran hingga Bawen, Bawen-Tengaran dan Bawen-Jambu banyak peserta pemilu memasang APK yang bukan fasilitas dari KPU.

Halaman
123
Penulis: amanda rizqyana
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved