DPRD Jepara Minta SDM, Sarana dan Prasarana Kesehatan Tersebar Merata Hingga Daerah

Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Junarso, berharap sebaran jumlah tenaga, beban kerja, serta sarana dan prasarana kesehatan di Kabupaten Jepara, merata.

DPRD Jepara Minta SDM, Sarana dan Prasarana Kesehatan Tersebar Merata Hingga Daerah
Dok Diskominfo Jepara
Kunjungan Kepala Dinas Kesehatan Jepara, Mudrikatun, ke ruang kerja Ketua DPRD Jepara, Jumat (15/2/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Junarso, berharap sebaran jumlah tenaga, beban kerja, serta sarana dan prasarana kesehatan di Kabupaten Jepara bisa merata.

Dia meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) membuat laporan terkait sebaran tersebut pada kondisi terkini.

Saat ini, Junarso melihat ada indikasi ketimpangan beban kerja, sarana prasarana, hingga jumlah pegawai antara Puskesmas yang satu dengan yang lain.

Indikasi itu disampaikan Junarso, Jumat (15/2/2019), saat bertemu dengan Kepala Dinkes Mudrikatun di ruang kerjanya.

Dalam pertemuan itu, Junarso bersama Ketua Komisi C Sunarto, meminta sejumlah keterangan mendasar kepada Mudrikatun yang didampingi tiga pejabat di bawahnya.

Satreskrim Polres Jepara Menyamar Menjadi Pemesan Untuk Bekuk Dua Pengedar Sabu-Sabu

Hadir juga Kepala Bagian Kesra Setda Jepara, Suhendro.

“Saya minta sepekan ini penyusunan laporan selesai. Setiap pengambilan kebijakan tidak boleh lepas dari regulasi standar layanan minimal. Standar ini harus dipenuhi terlebih dahulu. Jangankan pimpinan Puskesmas, bupati sekalipun tak boleh mengesampingkan standar minimal ini. Harus dipenuhi dahulu,” kata Junarso.

Junarso menambahklan, pihaknya ingin ada pemerataan pelayanan kesehatan.

“Pegangan data ini penting sebagai dasar pengambilan kebijakan dalam pengalokasian anggaran. Apa saja yang harus kami prioritaskan untuk dipenuhi,” lanjut Junarso.

Dia juga menekankan pentingnya optimalisasi pelayanan promotif atau penyuluhan untuk meningkatkan budaya hidup sehat di Jepara. Hal ini agar beban pelayanan kuratif bisa terkurangi.

Menurutnya, setiap daerah mendapatkan alokasi dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dari pusat.

“Ternyata banyak yang tidak terserap karena minimnya jumlah tenaga yang ada di masing-masing Puskesmas,” tandasnya.

Dia mendorong agar Pemkab Jepara mengotimalkan anggaran untuk penyuluhan kesehatan.

Ini dibutuhkan agar benar-benar mampu merubah pola pikir masyarakat menuju budaya hidup sehat.

Dengan demikian beban pelayanan kuratif atau pengobatan bisa dikurangi. (goz)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved