Breaking News:

Nasib Korban Hanyut Sungai Setu Kabupaten Tegal Belum Ada Kepastian, Pencarian Lanjut Besok

Sugiono (50) yang dikabarkan hanyut sejak kemarin Kamis (14/2/2019), hingga Jumat (15/2/2019) sore tadi tak kunjung ditemukan.

Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Pihak keluarga memperlihatkan foto Sugiono, korban yang diduga hanyut oleh Sungai Setu Kabupaten Tegal kemarin, Kamis (14/2/2019). Hingga saat ini masih dalam proses pencarian. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Sugiono (50) dikabarkan hanyut dan hingga Jumat (15/2/2019) sore tadi tak kunjung ditemukan.

Diinformasikan, Sugiono diketahui hanyut sejak Kamis (14/2/2019) pukul 08.00, saat dirinya hendak buang air besar (BAB) di Sungai Setu, Desa Setu Rt 04 Rw 02, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal.

Karena hingga pukul 16.00 tak kunjung pulang ke rumah, pihak keluarga pun melapor ke petugas, mulai dari tim PMI, BPBD Kabupaten Tegal, Basarnas Semarang, SAR Brebes, dan masyarakat sekitar.

Mereka bersama-sama pun mulai melakukan pencarian pada Kamis (14/2/2019) pukul 22.00.

Ketua Rt 04 Rw 02 Desa Setu, Tahrudin (42) menuturkan, korban sebelum hilang, diketahui hendak BAB ke sungai selebar sekitar 5 meter itu.

"Itu yang saya dapat, informasi dari keluarga korban. Katanya, mau pergi BAB," kata Tahrudin saat ditemui Tribunjateng.com, Jumat (15/2/2019).

Sementara itu, Ketua Tim Basarnas Semarang, Alif Budi Santoso mengatakan, pihaknya hingga kini memang belum menemukan tanda-tanda fisik korban yang diketahui hilang karena hanyut atau tenggelam.

Padahal, kata Alif, sungai kecil yang disisir tim pencari hanya memiliki kedalaman berkisar 2 meter.

Dia menjelaskan, pencarian pada Jumat (15/2/2019) pun terpaksa diberhentikan dan dilanjutkan lagi Sabtu (16/2/2019) pukul 08.00.

"Kemarin malam sudah. Hari ini juga, kami mulai dari jam 08.00 tetapi sampai sekarang belum berhasil menemukan. Kamis sudah mencarinya hingga jarak radius 1,5 kilometer," terang Alif.

Lebih lanjut, dia menerangkan, personel yang terlibat dalam pencarian ini hingga 55 orang.

"Selama pencarian, kendalanya banyak bambu-bambu dan sampah saat menyisir di sepanjang aliran sungai," sambung dia. (Akhtur Gumilang)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved