Kriteria Pilih Pemimpin, Ganjar: Yang Peduli Lingkungan, Ora Ngomak-ngamuk

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, memilih pemimpin sejatinya rakyat yang memilih, bukan pemimpin yang mencari pemilih.

Kriteria Pilih Pemimpin, Ganjar: Yang Peduli Lingkungan, Ora Ngomak-ngamuk
Istimewa
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menjadi pembicara dialog Budaya Kerja Menuju Indonesia Bahagia di Keloen Original Batik Artwork Dusun Wanasri, Kelurahan Tirtosari, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Sabtu (16/2/2019) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, memilih pemimpin sejatinya rakyat yang memilih, bukan pemimpin yang mencari pemilih.

Karena, rakyat lah yang akan memberi tugas kepada pemimpin. Seperti prinsip hidup yang ia tulis dalam akun sosial medianya, "Tuanku adalah Rakyat, Gubernur hanya Mandat."

"Kitalah yang memberi kriteria ketika memilih pemimpin. Nek salah pilih iso moncrot, gelo. Nek ora milih, berarti jadi orang yang tidak tanggung jawab," katanya saat menjadi pembicara Dialog Budaya Kerja Menuju Indonesia Bahagia di Keloen Original Batik Artwork Dusun Wanasri, Kelurahan Tirtosari, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Sabtu (16/2/2019) malam.

Selain Ganjar Pranowo, hadir pembicara lainnya, Direktur Eksekutif Yayasan Karina RD Antonius Banu Kurnianto dan Pengasuh Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Kajen Pati Gus Umar Fayumi.

Ditegaskan Ganjar dalam keterangan tertulisnya pada Tribunjateng.com, masyarakat juga harus cerdas dalam memilih, tidak ikut dalam menyebarkan berita hoaks yang baginya itu sikap ndeso.

Diceritakan, penutupan pemerintah federal Amerika sampai hari ini, membawa dampak yang luar biasa.

Gelombang protes pegawai negeri masih berlangsung karena tidak mendapatkan gaji.

Menurut politikus PDI Perjuangan ini, karena rakyat di sana salah memilih pemimpin yang tidak bisa diajak rembugan. Sehingga, pemerintahan menjadi mandeg.

"Makanya, pemimpin itu harus punya akal sehat, hati bersih dan memberi manfaat untuk sesama. Golek pemimpin yang peduli lingkungan, cinta Indonesia dan cinta rakyat. Nek gak sanggup, minggir. Entuk ngamuk, tapi ora ngomak-ngamuk," tandasnya.(Tribun Jateng, Faizal M Affan)

Penulis: faisal affan
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved