Lima Fakta dan Mitos Kanker Darah yang Diderita Ani Yudhoyono

Kesalahpahaman itu seringkali dipercaya dan justru memperburuk keadaan para penderita dan keluarga pasien kanker darah.

Lima Fakta dan Mitos Kanker Darah yang Diderita Ani Yudhoyono
Instagram Ani Yudhoyono
Foto unggahan Ani Yudhoyono di instagram, Minggu (17/2/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mantan ibu negara, Ani Yudhoyono,sejak Sabtu (2/2/2019) lalu harus menjalani rawat inap karena kanker darah yang dialaminya.

Kabar Ani Yudhoyono menderita kanker darah diumumkan oleh sang suami sendiri dalam sebuah video pendek yang rilis pada Rabu (13/2/2019) kemarin.

"Saya sampaikan kepada para sahabat di Tanah Air, Ibu Ani mengalami blood cancer atau kanker darah. Dan karenanya harus menjalani pengobatan dan perawatan yang intensif di National University Hospital, Singapura," kata Susilo Bambang Yudhoyono pada video yang dirilisnya.

Namun sayangnya SBY tidak menjelaskan secara spesifik kanker darah jenis apa yang diderita oleh sang istri.

Sejak pengumuman tersebut muncul, banyak orang yang mengira kanker darah yang diderita oleh ibu mertua Annisa Pohan ini adalah leukemia.

Padahal belum tentu kanker darah yang dimaksud adalah leukemia.

Kesalahpahaman itu seringkali dipercaya dan justru memperburuk keadaan para penderita dan keluarga pasien kanker darah.

Berikut merupakan ini mitos dan fakta tentang kanker darah.

1. Kanker darah selalu berarti leukemia?

Selama ini, masyarakat memahami leukemia sama dengan kanker darah.

Halaman
1234
Editor: deni setiawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved