Longsor Timpa Lahan Relokasi Korban Longsor di Desa Bantar Wanayasa Banjarnegara

Curah hujan tinggi beberapa hari ini memicu pergerakan tanah di Desa Bantar Kecamatan Wanayasa

Longsor Timpa Lahan Relokasi Korban Longsor di Desa Bantar Wanayasa Banjarnegara
Tribunjateng.com/Khoirul Muzaki
Tebing longsor timbun sebagian lahan relokasi di desa Bantar Kecamatan Wanayasa Banjarnegara 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUBJATENG COM, BANJARNEGARA - Curah hujan tinggi beberapa hari ini memicu pergerakan tanah di Desa Bantar Kecamatan Wanayasa.

Pergerakan tanah bahkan berdampak pada lahan yang disiapkan untuk relokasi rumah para korban longsor, awal 2018 lalu.

Sejak longsor merusak 50 an rumah warga Desa Bantar, setahun lalu, warga harus mengungsi ke rumah-rumah penduduk yang lebih aman.

Pemerintah menjanjikan bantuan relokasi kepada mereka yang kehilangan tempat tinggal untuk merangkai kehidupan baru. Lahan bengkok desa yang dinilai aman untuk hunian telah disiapkan.

Lahan itu menyimpan harapan bagi 51 keluarga korban longsor, tentang hunian baru yang lebih layak dari pengungsian.

Tetapi, belum sampai didirikan hunian untuk para korban, sebagian lahan relokasi lebih dulu tertimpa longsor.

Hujan lebat mengakibatkan tebing di bagian barat lahan relokasi mengalami pergerakan. Reruntuhan material longsor menimbun lahan relokasi di bawahnya dengan ketebalan 2 hingga 3 meter.

"Itu yang kena yang ujung barat, di bawah tebing,"kata Kepala Desa Bantar Kecamatan Wanayasa Eko Purwanto, Senin (18/3)

Akibat bencana itu, sebagian lahan yang disiapkan untuk relokasi 4 unit rumah tertutup material longsor.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved