Kejari Yakin PN Semarang Tak Kabulkan Praperadilan Tersangka Pembobolan Kasda Semarang

Kejari Semarang yakin gugatan praperadilan tersangka kasus pembobolan kas daerah (Kasda) Kota Semarang R Dody Kristiyanto tidak dikabulkan PN Semarang

Kejari Yakin PN Semarang Tak Kabulkan Praperadilan Tersangka Pembobolan Kasda Semarang
Tribun Jateng/Rahdyan Trijoko Pamungkas
Mantan kepala UPTD Kasda Badan Pendapatan (Bapenda) Kota Semarang R Dody Kristyanto 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang yakin gugatan praperadilan tersangka kasus pembobolan kas daerah (Kasda) Kota Semarang, R Dody Kristiyanto tidak dikabulkan Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

Hal tersebut dipaparkan oleh Kasi Pidsus Kejari Semarang, Triyanto.

Triyanto mengatakan ada beberapa alasan praperadilan mantan Kepala UPTD Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Semarang ini tidak dikabulkan oleh hakim tunggal PN Semarang.

Dia menjelaskan dalam peraturan perundang-undangan, jika berkas tersangka telah dilimpahkan ke Pengadilan maka proses gugatan praperadilan sudah harus batal.

"Kami optimis kami menang. Kami tidak mengandai-andai bahwa gugatan itu (praperdilan) akan dikabulkan," tuturnya, Rabu (20/2/2019).

Tersangka Kasus Pembobolan Kas Daerah Semarang Segera Disidang di Pengadilan Tipikor

Menurut dia, isi gugatan praperadilan tersebut mengenai penetapan tersangka R Dody Kristiyanto.

Namun saat ini status Dody bukan lagi tersangka melainkan terdakwa.

"Saya kira tidak ada alasan untuk membatalkan. Kami optimis," tegasnya.

Menurut Triyanto, awalnyanya ada 10 bukti yang ditampilkan dalam sidang gugatan praperadilan.

Namun berjalannya sidang gugatan terdapat penambahan bukti dari Kejaksaan.

"Awalnya ada 10 bukti. Sekarang ada penambahan menjadi 12 bukti. Penambahan berupa P 16 (Surat perintah penunjukkan jaksa), yang paling pokok untuk saat ini adalah P 31 (Surat pelimpahan dari Kejari ke Pengadilan Tipikor Semarang). Itulah yang menjadi barang bukti kami untuk menggugurkan gugatan praperadilan," jelasnya.

Ia tidak membeberkan apa isi didakwakan tersangka saat dibacakan di persidangan.

Pihaknya hanya tersangka dijerat dengan dua butir dakwaan.

"Kalau isi kami tidak memberitahu karena merupakan rahasia. Kami mendakwakan pasal 2 dakwaan primer, dan pasal 3 dakwaan subsider UU Tindak Pidana Korupsi," jelasnya. (rtp)

Viral Video Siswi SMP di Kendal Merokok dan Ciuman, Kepala Sekolah Minta Maaf, Ungkap Kondisi Anak

Sempat Disangka Kucing, Ternyata Bayi Dibuang di Tengah Sawah di Demak, Pak Kades Mengadopsinya

BREAKING NEWS: Tebing Longsor di Galian C Kebonbatur Mranggen Demak Timpa 7 Truk

Asyik! Kini Ada Air Kran Siap Minum Baru di Semarang, Diresmikan Wali Kota Hendi Hari Ini

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved