Mata Najwa PSSI Bisa Apa Jilid 4, Sopir Jokdri Diperintah Hancurkan Dokumen dan Transfer Rp 5 Miliar

Sopir Joko Driyono ikut terseret dalam pusaran kasus pengaturan skor sepakbola di Indonesia.

Mata Najwa PSSI Bisa Apa Jilid 4, Sopir Jokdri Diperintah Hancurkan Dokumen dan Transfer Rp 5 Miliar
ISTIMEWA
Sopir Joko Driyono di Mata Najwa PSSI Bisa Apa Jilid 4 

TRIBUNJATENG.COM - Sopir Joko Driyono ikut terseret dalam pusaran kasus pengaturan skor sepakbola di Indonesia.

Pria bernama Muhammad Mardani alias Dani pun sudah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus pemusnahan barang bukti.

Dalam acara Mata Najwa bertajuk PSSI Bisa Apa? Jilid 4, Dani pun menjelaskan kronologi pencurian barang bukti yang ia lakukan atas perintah Jokdri.

Dani ini mengaku mendapatkan perintah dari Joko Driyono untuk mengambil sejumlah dokumen dari kantor Joko Driyono di kantor PSSI meski kantor tersebut telah disegel oleh Satgas Antimafia Bola.

Bocah Ini Berlumuran Darah Dipukuli Ayah Tiri dan Ibu Kandung Pakai Kabel Listrik Penanak Nasi

Dani mengaku ditelepon Joko Driyono pada Kamis malam 31 Januari 2019 sekitar pukul 20.000 WIB.

Dalam telepon tersebut Joko Driyono memerintahkan Dani untuk mengecek apakah ia masih bisa memasuki kantor Jokdri di PSSI melalui pintu belakang.

Setelah Dani memastikan bisa memasuki kantor PSSI melalui pintu belakang, Jokdri memerintahkan Dani untuk mengamankan semua dokumen di ruangannya.

"Pak JD telpon saya, 'amankan semua yang berbentuk kertas, kecuali majalah dan buku, dan laptop'. Saya ambil semua 2 tas ransel penuh," ucap Dani.

Pria Ini Poligami, 3 Istrinya Tak Tahu Kalau Tinggal Berdekatan, Akhirnya Istri Perkarakan ke Polisi

Setelah mencuri dokumen-dokumen tersebut, Dani pun meninggalkan kantor.

Namun tak lama, Joko Driyono kembali menelepon Dani dan memintanya untuk mengamankan CCTV.

Halaman
12
Editor: galih permadi
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved