Dinkes Salatiga Sebut Ratusan Warga Setiap Tahun Terjangkit Malaria

Menurut Zuraidah dari hasil kajian Dinkes, nyamuk penyebab penyakit malaria tidak ditemukan di Salatiga

Dinkes Salatiga Sebut Ratusan Warga Setiap Tahun Terjangkit Malaria
mashable
ILUSTRASI 

Laporan Wartawan Tribunjateng, M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Salatiga turut memantau persebaran penyakit malaria di sejumlah wilayah yang ada di Kota Hati Beriman karena banyaknya warga luar Jawa dan TNI dimana seringkali bertugas ke daerah lain.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga Siti Zuraidah mengatakan sepanjang tahun 2018 terdapat sekira seratusan orang positif terjangkit virus malaria setiap tahunnya.

Ia menyatakan dibandingkan Demam Berdarah Dengue (DBD) yang memang diderita warga berdomisili di Salatiga karena gigitan nyamuk, malaria disebut kebanyakan penyakit kiriman.

“Ini siklusnya tidak bisa ditekan karena bagi orang yang terjangkit memang tidak bisa disembuhkan total. Maksimal hanya kami berikan obat pemeriksaan berkala,” terangnya kepada Tribunjateng.com, Kamis (21/2/2019)

Menurut Zuraidah dari hasil kajian Dinkes, nyamuk penyebab penyakit malaria tidak ditemukan di Salatiga.

Dirinya mengungkapkan ciri-ciri warga yang terjangkit malaria mengalami panas dingin dan menggigil, secara berkala kata dia seperti saat musim mudik maupun anggota TNI seusai bertugas diberikan pemeriksaan kesehatan.

Zuraidah mengakui penyakit malaria lebih dapat dicegah dibandingkan DBD, meskipun secara kategorinya berbahaya DBD.

Hanya saja, lanjutnya DBD bisa menyebabkan seseorang meninggal dunia sedangkan malaria membuat penderita tidak produktif serta proses penyembuhannya tergolong sulit.

“Jadi malaria ini kategori penyakit prevalen tidak bisa sembuh, ada terus apalagi ketika seorang penderita imunitas tubuhnya dalam keadaan rendah dapat sewaktu-waktu kambuh,” katanya

Selama ini katanya, penyakit malaria masih didominasi kasusnya pada wilayah luar Jawa. Dia mengimbau mahasiswa yang sedang melanjutkan studi di Salatiga sebaiknya apabila hendak mudik terutama mereka berasal dari luar Jawa supaya mengkonsumsi obat anti malaria terlebih dulu pun dengan anggota TNI. (ris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved