Bupati Kendal Akan Dihadirkan Menjadi Saksi Perkara Dugaan Korupsi Mading

"Praperadilan tersebut mempermasalahkan terkait auditor yang tidak menggunakan BPK melainkan memakai audit kerugian negara," jelas dia

Bupati Kendal Akan Dihadirkan Menjadi Saksi Perkara Dugaan Korupsi Mading
tribunjateng/dok
Bupati Kendal Mirna 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Rahdyan Trijoko Pamungkas 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Bupati Kendal Mirna Annisa dan para guru akan dihadirkan menjadi saksi pada persidang kasus dugaan  korupsi pengadaan perangkat majalah dinding di pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Semarang, Kusnin, mengatakan berkas kasus dugaan  korupsi majalah dinding Kendal telah dilimpahkan ke pengadilan Tipikor. Pelimpahan dilakukan sejak Selasa (19/2).

"Ada tiga berkas yang dilimpahkan. Ketiga berkas tersebut dipisah-pisah. Nanti sidangnya masing-masing. Tapi kami belum tahu kapan sidangnya," ujarnya saat ditemui di Kejati Jateng, Jumat (22/2/2019).

Kusnin mengatakan ada sekitar 30 saksi yang dihadirkan. Saksi tersebut dihadirkan pada persidangan tiga tersangka yang terjerat kasus dugaan korupsi pengadaan mading.

"Bupati Kendal nanti juga akan jadi saksi," tutur dia.

Terkait praperadilan yang diajukan satu diantara tersangka sebagai kontraktor Lukman Hidayat, dirinya tetap melanjutkan perkara tersebut. Dia hanya berpegang teguh secara yuridis.

"Praperadilan tersebut mempermasalahkan terkait auditor yang tidak menggunakan BPK melainkan memakai audit kerugian negara," jelas dia.

Ia menuturkan sejumlah barang bukti perangkat mading juga akan ditampilkan saat persidangan.

Pihaknya akan membawa perangkat  asli untuk membandingkan perangkat yang digunakan mading.

"Kerugian negara akibat kasus dugaan korupsi mading sebesar Rp 4,4 Miliar," tukasnya. (*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved